BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...

Terkait Tol, Rezka Oktoberia Dorong BPN Dan Pemerintah Daerah Percepat Proses Bebas Lahan Warga, Jangan Ganti Rugi, Kalau Perlu Ganti Untung

Jakarta — Anggota Komisi II DPR RI Rezka Oktoberia siap mengawal agar pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru di ruas Padang-Sicincin di Provinsi Sumatera Barat yang mangkrak karena persoalan pembebasan tanah agar terus dikebut.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan pihaknya mendorong percepatan pembangunan jalan tol sepanjang 36,2 kilometer itu agar bisa berjalan lancar.

“Kami di Komisi II DPR RI siap memperjuangkan dan menjadi garda terdepan untuk bersinergi dengan semua pihak terkait, baik dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional) provinsi maupun pusat,” ujarnya, dikutip kepada media, Selasa (23/3).

 

Hal itu disampaikan Rezka usai mengikuti kunjungan Komisi II DPR RI ke Kantor Wilayah BPN Sumbar, di Padang, baru-baru ini.

Sebelumnya, Rezka sudah mendapatkan informasi kalau pembangunan fisik Jalan Tol Padang-Sicincin dihentikan sementara dikarenakan masih adanya kendala pembebasan lahan yang dilaksanakan BPN bersama pemerintah daerah.

“Sementara, proyek tol Padang-Pekanbaru tetap dilanjutkan di lokasi lain yang sudah selesai pembebasan lahannya, untuk kita di Sumbar ini jangan sampai jalan tol ini lama siapnya,” ungkapnya.

Untuk itu, Srikandi Luak Limopuluah itu mendorong Pemprov Sumbar untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat agar ada titik temu antara kedua belah pihak.

“Mungkin ada masalah komunikasi ataupun antara pemerintah kabupaten dan pihak masyarakat belum ada titik temunya. Saya berharap pihak-pihak terkait bisa menyelesaikan segera,” harap politikus Partai Demokrat itu.

Kendati demikian, Rezka tetap mengingatkan agar tanah warga yang terdampak pembangunan tol itu jangan diganti rugi dalam mekanisme pembebasan lahannya, namun ganti untung. Mengingat, mata pencarian utama masyarakat yang terkena dampak pembebasan lahan adalah bertani.

“Kita tahu mayoritas mereka adalah petani, otomatis dengan adanya tol ini nanti maka mata pencahariannya akan hilang. Harapan saya, hal ini juga perlu dipertimbangkan dengan ganti untung,” kata Rezka.

Rezka yang merupakan legislator dari daerah pemilihan Sumbar II tersebut menerangkan pembangunan tol Padang-Pekanbaru sangat penting, vital, dan sangat luar biasa manfaatnya bagi perekonomian masyarakat Sumbar kedepan.

Sebelumnya, pengerjaan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Seksi I meliputi Padang-Sicincin yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya mundur dari target awal. Sampai saat ini, lahan yang bebas baru 5 kilometer dari proyek jalan tol Padang-Sicincin se panjang 36,2 kilometer.

Ditargetkan proyek Tol Padang-Sicincin tahun ini selesai 35 persen. Diproyeksikan, target tol Seksi I selesai akhir tahun 2022 jika lahan sudah 100 persen bebas pada semester 1 tahun 2021. Diinformasikan, total estimasi biaya investasi proyek pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru mencapai Rp78 triliun. Proyek ini sendiri sepanjang 245,80 kilometer dan akan terbagi dalam enam seksi pembangunan. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *