BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Mobil Toilet VIP Akhirnya Dimiliki Warga Payakumbuh

Payakumbuh—Mimpi Kota Payakumbuh untuk mendapatkan mobil toilet representatif terwujud. Kendaraan roda enam berwarna biru orange itu, sudah siap beroperasi. Tinggal menunggu penyerahan aset dari Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) kota ini. Saat ini sedang proses serah terima dan uji fungsi dari penyedia kepada pemko serta persiapan operasional dan sarana pendukung.

Kepala Dinas PKP Payakumbuh Marta Minanda, ST, MT, menginformasikan di Balaikota, Selasa (9/6), pengadaan mobil toilet standar VIP senilai 890 juta itu didanai melalui APBD Payakumbuh tahun anggaran 2020. Dengan kapasitas 3 urinoir atau tempat buang air kecil dan satu kamar BAB buat laki-laki. Kemudian 2 toilet wanita.

Kebutuhan terhadap toilet mobile itu, dikatakan Marta, sudah cukup mendesak. Ini juga merupakan ide langsung dari bapak Walikota. Mengingat Payakumbuh sebagai kota kuliner malam, merupakan daerah destinasi wisata budaya dan alam.
Selain itu, Payakumbuh juga merupakan kota kaya dengan berbagai iven. Mulai iven lokal sampai iven tingkat provinsi, nasional dan internasional.

Selama ini, tambah Marta, jika ada iven-iven besar atau kunjunga wisata kuliner, tamu sering mengeluh, karena keterbatasan toilet. Dengan adanya mobil toilet ini, keluhan tamu itu sudah dapat diminimalisir.
Dikatakan, sebagai kota sehat dan sanitasi, malu rasanya jika Payakumbuh tidak memiliki mobil toilet. Kemudian sebagai salah satu daerah sanitasi terbaik di tingkat nasional, sulit menjawabnya, jika publik bertanya, mana toilet mobil Payakumbuh, ungkap Marta.

Menurut Marta, selama tiga tahun terakhir, Dinas PKP telah memfasilitasi limbah tinja 1.663 septik individu dan 64 unit septik teng yang berstandar teknis melalui truk sedot tinja yg memadai.

Tahun 2020 , Kota Payakumbuh juga memperoleh bantuan langsung dari Kementerian PUPR untuk melakukan Rehabilitasi Berat Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) yang berlokasi di Sungai Durian Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, sehingga akhir tahun 2020 ini Kota Payakumbuh memilki IPLT yang lebih modern, dengan kapasitas 15 kubik per hari. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *