BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

Pengembangan Irigasi di Limau Hantu, Jamin Ketersediaan Air bagi Petani Tanjung Raya

Pengembangan Irigasi di Limau Hantu, Jamin Ketersediaan Air bagi Petani Tanjung Raya

 

AGAM, Payakumbuhpos.id,(10/10/2026),— Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan di daerah melalui pengembangan infrastruktur pengairan. Salah satunya adalah proyek pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder yang kini sedang berjalan di Nagari Bayau, Kecamatan Tanjung Raya.

 

Proyek yang berlokasi di daerah Limau Hantu ini bertujuan untuk meningkatkan jaringan irigasi permukaan, sehingga aliran air bagi lahan pertanian masyarakat dapat lebih terjamin dan teratur. Dengan adanya perbaikan dan pengembangan saluran irigasi ini, diharapkan petani setempat dapat lebih optimal dalam mengelola masa tanam dan meningkatkan hasil panen.

 

Berdasarkan informasi dari papan proyek yang terpasang, pekerjaan ini bernilai kontrak sebesar Rp949.588.000 dan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Transfer Khusus Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini ditandatangani pada 03 Agustus 2026 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

 

Kontraktor pelaksana proyek ini adalah CV. Ruki Kontruksi, dengan pengawasan dari PT. Handasa Engineering Consultant. Proyek ini juga menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menjamin keamanan selama proses pengerjaan di lapangan.

 

Masyarakat menyambut baik kehadiran proyek ini, mengingat pentingnya ketersediaan air yang memadai untuk pertanian di wilayah Tanjung Raya. Pemerintah Kabupaten Agam berharap pembangunan ini selesai tepat waktu dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.

 

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *