BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Banyak Guru Terpapar Covid-19 Di Payakumbuh

Payakumbuh–Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh mengumumkan penambahan 9 kasus positif Corona di Kota Payakumbuh, ini merupakan angka tertinggi diumumkannya kasus dalam 1 hari. Seminggu terakhir, warga Kota Payakumbuh yang terpapar virus Corona kian bertambah. Dari hari ke hari, angkanya naik.

9 penambahan hari ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal didampingi Kalaksa BPBD Yufnani Away dan Kadiskominfo Jhon Kenedi, Kadis Pendidikan Agustion, Kakankesbangpol Budhy D Permana, dan Kacabdisdikwil IV Provinsi Sumbar Asricun saat video conference bersama awak media via aplikasi zoom, Minggu (23/8), seluruhnya adalah guru.

Sepekan terakhir ini, merupakan masa yang menegangkan bagi Kota Payakumbuh terhadap penyebaran Covid-19. Selain penyebaran terus meningkat, yakni mencapai 21 orang dalam sepekan, Corona pun sudah menyerang Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dan merenggut nyawa salah seorang kepala sekolah di “Kota Randang” ini.

Penambahan hari ini ada 2 orang guru SMKN 1 Payakumbuh inisial S (59) warga Parambahan Baso, dan RM warga Tanjuang Gadang Sungai Pinago.

3 orang guru SMAN 3 Payakumbuh, ada AN (56) warga Koto Tuo Limo Kampuang, YF warga Tigo Koto Dibaruah, dan MK warga Taram.

2 orang guru SMA Muchtar adalah MD (25) warga Rambatan dan VA (23) warga Limbukan.

1 orang guru SDN 42 Payakumbuh RM (28) warga Payobasuang. 1 orang guru SMAN 4 Payakumbuh warga Padang Karambia.

Sehari sebelumnya, pada Sabtu (22/8) warga Payakumbuh terpapar positif 2 orang, Jumat (21/8) terpapar 4 orang, Kamis (20/8) terpapar 1 orang, Rabu (19/8) terpapar 3 orang, Selasa (18/8) terpapar 1 orang, Senin (17/8) nihil dan Minggu (16/8) terpapar 1 orang dan dalam sepakan sudah 21 yang positif.

dr. Bakhrizal menerangkan second wave (gelombang kedua) inilah yang dikhawatirkan Wali Kota Riza Falepi sebagai ketua tim gugus tugas sebelum proses belajar mengajar (PBM) tatap muka diperbolehkan kembali.

“Hari ini kita mendapatkan jawaban mengapa PBM tatap muka masih ditunda, gelombang kedua penyebaran Covid-19 didominasi oleh insan pendidikan, coba bayangkan kalau sekolah dibuka kembali dan anak-anak didik terpapar, bisa sangat sulit tracing kasusnya dan kita menghentikan penyebaran Covid-19,” kata Bakhrizal.

Langkah kedepan yang akan diambil Pemko Payakumbuh akan segera dibahas dalam rapat pada Senin (24/8) depan. Apakah kembali mengaktifkan posko, membatasi izin keramaian, dan kebijakan lainnya. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *