BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Apel Siaga Bencana, Bupati Irfendi Periksa Kesiapan Personel

Limapuluh Kota –Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, menggelar apel siaga bencana di Halaman Kantor Bupati setempat, di Bukik Limau, Sarilamak, Selasa (10/11).

Apel diikuti oleh seluruh unsur terkait yakni perangkat daerah, TNI-Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Basarnas, PMI serta relawan bencana.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi mengatakan apel siaga bencana ini, dalam rangka meninjau kesiapan dan peralatan personel dalam menghadapi bencana di daerah itu.

“Pasalnya, Limapuluh Kota merupakan daerah yang berpotensi sebagai daerah yang rawan bencana. Oleh karena itu, sikap siaga dan waspada menghadapi ketidakpastian sangatlah penting,”ujarnya.

Diharapkan, melalui apel kesiapsiagaan ini semakin meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan aparatur dan masyarakat dalam pengurangan resiko dan penanggulangan bencana.

“Yang tak kalah penting bagaimana mempersiapkan masyarakat untuk waspada dan sadar risiko menghadapi kemungkinan bencana yang akan terjadi.

Dengan demikian penanganan terhadap bencana dapat lebih cepat, tepat dan dapat meminimalisir kerugian yang kemungkinan terjadi,” ujarnya.

Ia mengingatkan beban tugas dan kewajiban personel tidaklah ringan, karena dari merakalah tumpuan bagi keselamatan masyarakat.

“Untuk itu, saya harapkan kekompakan, kebersamaan, kesadaran, dan motivasi yang tinggi dari diri masing-masing personel dalam mengabdikan diri bagi keselamatan masyarakat, “sebutnya.

Sementara itu, Kepala Palaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, dalam penanganan bencana di daerah itu, ratusan personel telah disiapkan, termasuk persiapkan alat penanggulangan bencana semaksimal mungkin.

“Pemetaan wilayah rawan bencanapun juga telah dilakukan, memudahkan penempatan personil. Sehingga bila ada bencana dan tanggap bencana maka siap untuk dioperasionalkan,” sebutnya.

Usai pelaksanaan apel, Bupati dan Forkopimda langsung melakukan peninjauan kesiapan satuan dan sarana penanganan bencana di Limapuluh Kota.

Nampak hadir Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, Kajari Payakumbuh, Suwarsono, Ketua Pengadilan Negeri, Hery Cahyono, Dandim 0306/50 Kota, Sekda Widdya Putra, serta seluruh kepala OPD di Limapuluh Kota. (Benpi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *