BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Apel Pagi Pemko Payakumbuh Di Masa TNBPAC, Ini Pesan Sekda Rida Ananda

Payakumbuh— Apel pagi bersama, rutinitas Aparatur Sipil Negara kembali dilaksanakan di Payakumbuh setelah sudah lebih 3 bulan tidak digelar akibat pandemi Covid-19 yang membatasi aktifitas keramaian.
Memasuki masa tatanan normal baru produktif aman Covid-19 (TNBPAC) menuju new normal, Sekretaris Daerah Rida Ananda memimpin apel pagi bersama Asisten, pejabat Eselon II dan Eselon III, serta jajaran OPD yang berkantor di Balaikota, Rabu (24/6).

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa kembali apel pagi, namun harus tetap mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Sekda Rida dalam amanatnya.

Dijelaskan Sekda, evaluasi kinerja atau absensi pegawai nantinya akan memakai kartu ataupun sidik jari, saat ini sedang diproses dinas kominfo bersama BKPSDM.

“Kita tetap menginginkan kejujuran dan kedisiplinan ASN dalam bekerja. Kita berharap mekanisme proses evaluasi kinerja dapat berjalan lancar dan diskominfo bisa menyelesaikannya dalam waktu singkat,” kata Sekda.
Sekda juga berpesan agar jam masuk kantor diperhatikan dan disiplin berpakaian. “Kami sekda berkewajiban mengingatkan ASN untuk disiplin, Menpan RB, sekarang banyak diproses bagai pegawai yang work from home (WFH) yang tidak efektif bakal diberhentikan,” kata Sekda.

“Bahkan, bagi ASN yang tidak melakukan efisiensi dan efektifitas kerja bisa diberi sanksi penundaan tunjangan kinerja. Jangan sampai terjadi di daerah kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, mekanisme protokol kesehatan di balaikota ditekankan oleh Sekda, Wali kota Riza Falepi menginstruksikan agar semua yang datang masuk ke balaikota wajib bermasker dan cuci tangan terlebih dahulu, dan dites suhu tubuhnya dengan thermogun.

“Termasuk tamu maupun pegawai pemerintah yang ada urusan di Balaikota. Jangan sampai jadi tunggak mambaok rabah,” kata Sekda.

“Tugas rutin selama pandemi ini banyak kelonggaran pekerjaan, mari tingkatkan kinerja dan maksimalkan langkah agar mencapai target kinerja kita bersama,” pungkasnya. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *