BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Respon Cepat Polres Payakumbuh Antisipasi Keresahan Warga Balai Jariang

Payakumbuh – – – Warga Balai Jariang diduga resah dengan gerak gerik Orang Dalam Pemantauan (ODP) / Pelaku Perjalanan yang sedang menjalani Isolasi mandiri  di SKB Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Jum’at malam (1/5).

Keresahan warga dipicu dengan adanya ODP/ Pelaku perjalanan yang sedang menjalani Isolasi berkeluyuran hingga ke Warung warga setempat. Makanya warga meminta agar para ODP atau pelaku perjalanan berdiam diri ditempat karantina mereka.

Kapolres Pakumbuh AKBP Dony Setiawan, SIK, MH mengatakan Pengamanan SKB akan diperketat lagi untuk memastikan pelaku perjalanan yang dikarantina di SKB tidak keluar untuk memenuhi kebutuhannya.

” Pemenuhan kebutuhan akan difasilitasi oleh personel yang Piket disana. Kami minta maaf kepada masyarakat atas kelalaian personel yang jaga sehingga tidak mengetahui ada yang keluar dari SKB tersebut,” ucap Dony.

Dony juga menjelaskan bahwa masyarakat bukan menolak keberadaan tempat kartantina, tapi meminta agar diperketat penjagaan nya. Gugus Tugas sudah tempatkan 4 orang personel disitu, 2 dari Polres dan 2 lagi dari Satpol PP. Walikota, Dandim dan Kapolres meminta kepada warga sekitar untuk tidak menolak mereka, mereka ada warga kita juga.

“Kita harus beri dukungan moril kepada mereka, mereka beritikad baik untuk ikut mengisolasi diri di SKB ketimbang mengambil resiko berkumpul dengan keluarga. Itikad baik tersebut harus kita hargai. Masih banyak pelaku perjalanan di luar yang berbohong, tidak seperti mereka, “terang Dony.

Kapolres Payakumbuh Dony Setiawan juga mengingatkan kepada warga untuk tidak menolak keberadaan SKB, karena ada ancaman pidana nya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *