BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Respon Cepat Polres Payakumbuh Antisipasi Keresahan Warga Balai Jariang

Payakumbuh – – – Warga Balai Jariang diduga resah dengan gerak gerik Orang Dalam Pemantauan (ODP) / Pelaku Perjalanan yang sedang menjalani Isolasi mandiri  di SKB Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Jum’at malam (1/5).

Keresahan warga dipicu dengan adanya ODP/ Pelaku perjalanan yang sedang menjalani Isolasi berkeluyuran hingga ke Warung warga setempat. Makanya warga meminta agar para ODP atau pelaku perjalanan berdiam diri ditempat karantina mereka.

Kapolres Pakumbuh AKBP Dony Setiawan, SIK, MH mengatakan Pengamanan SKB akan diperketat lagi untuk memastikan pelaku perjalanan yang dikarantina di SKB tidak keluar untuk memenuhi kebutuhannya.

” Pemenuhan kebutuhan akan difasilitasi oleh personel yang Piket disana. Kami minta maaf kepada masyarakat atas kelalaian personel yang jaga sehingga tidak mengetahui ada yang keluar dari SKB tersebut,” ucap Dony.

Dony juga menjelaskan bahwa masyarakat bukan menolak keberadaan tempat kartantina, tapi meminta agar diperketat penjagaan nya. Gugus Tugas sudah tempatkan 4 orang personel disitu, 2 dari Polres dan 2 lagi dari Satpol PP. Walikota, Dandim dan Kapolres meminta kepada warga sekitar untuk tidak menolak mereka, mereka ada warga kita juga.

“Kita harus beri dukungan moril kepada mereka, mereka beritikad baik untuk ikut mengisolasi diri di SKB ketimbang mengambil resiko berkumpul dengan keluarga. Itikad baik tersebut harus kita hargai. Masih banyak pelaku perjalanan di luar yang berbohong, tidak seperti mereka, “terang Dony.

Kapolres Payakumbuh Dony Setiawan juga mengingatkan kepada warga untuk tidak menolak keberadaan SKB, karena ada ancaman pidana nya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *