BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

Selama Libur Hari Raya 1445 H BPJS Kesehatan Dan Dinkes Bukittinggi Siapkan Layanan Untuk Masyarakat

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, Senin,(01/04/2024), — Jelang libur lebaran Idul Fitri 1445 H, BPJS Kesehatan, siapkan program portabilitas dalam JKN. Hal ini memudahkan peserta JKN untuk dapatkan layanan kesehatan dimana saja.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi, Haris Prayudi, menjelaskan, selama libur lebaran 8-15 April 2024, pihaknya berkomitmen memudahkan peserta JKN dalam mengakses pelayanan kesehatan yang diperlukan. Peserta yang berada di luar wilayah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar, dapat mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain, paling banyak tiga kali kunjungan dalam waktu 1 bulan.

“Namun, program JKN ini tidak hanya berlaku saat lebaran saja. Semua peserta berhak dapat layanan kesehatan, dimanapun berada, dengan menyampaikan NIK pada petugas kesehatan di faskes tingkat pertama. Tidak harus ada bawa kartu BPJS dan kami tegaskan tidak pembatasan hari rawat bagi peserta BPJS,” ungkapnya.

BPJS Kesehatan juga telah miliki kemudahan pelayanan administrasi JKN selama libur lebaran, seperti, layanan informasi PANDAWA dengan nomor 08118165165, aplikasi mobile JKN, VIKA yang terkoneksi dengan care center 165, BPJS SATU sebagai pemandu layanan peserta, care center 165, website bpjskesehatan. go.id dan CHIKA.

“Pastikan keaktifan kepesertaan JKN sekeluarga. Untuk peserta yang rutin mengakses layanan kesehatan di rumah sakit, jangan lupa untuk mengecek tanggal kadaluwarsa surat rujukannya. Jika surat rujukan sudah hampir kadaluwarsa, segeralah mengurus pembaruan pembaruan surat rujukan, sebelum memasuki masa cuti bersama dan libur lebaran. Tetap Jaga kesehatan selama bulan puasa. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan air putih,” pesannya.

Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Linda Faroza, menyampaikan, Pemko Bukittinggi juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menyambut libur lebaran Idul Fitri 1445 H. Salah satunya, Dinas Kesehatan, yang menyiapkan sejumlah posko kesehatan, untuk layani masyarakat, pemudik dan pengunjung.

“Kita di Dinas Kesehatan, telah siapkan fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatan yang standby. Ada 6 rumah sakit, 7 puskesmas, ambulance siaga 24 jam dengan telpon 085103012113. Selama lebaran, kita ada 5 pos pelayanan kesehatan terpadu dan 13 fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Untuk lima pos pelayanan kesehatan itu, posisinya cukup strategis. Posko kesehatan di Jam Gadang, Simpang Tugu Polwan dan Terminal Aur Kuning, yang mulai aktif H-6 hingga H-6. Selanjutnya, posko kesehatan di TMSBK dan Taman Panorama, mulai aktif H1 hingga H-6.

“Kita juga siapkan ambulance gratis 24 jam untuk mengantar dan menjemput pasien gawat darurat. Kita juga berkoordinasi bersama PMI dengan jumlah personil 21 orang,” pungkasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *