BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

AMPPES “Seruduk” Kejari Sijunjung

SIJUNJUNG – Puluhan pemuda AMPPES ( Aliansi Mahasiswa Pemuda Pecinta Sijunjung) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Rabu (19/6/2019) siang sekitar pukul 13.00 WIB “seruduk” melakukan demonstrasi ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sijunjung.

Selain membawa lambang AMPPES, mereka juga membawa poster. Mereka datang ke Kejari Sijunjung itu menyampaikan aspirasi dan melakukan Aksi Damai. Mereka menuntut penegakan hukum terkait kasus yang ada di Kabupaten Sijunjung yang belum terselesaikan.

Pergerakan aksi damai tersebut di mulai dari Depan Masjid Taqwa Muaro Sijunjung menuju Kantor Kejaksaan Negri Sijunjung dengan jumlah massa lebih kurang 30 orang yang diketuai Aris Supratman S.Pdi.

“Mereka datang dengan menggunakan alat peraga satu buah Bendera Merah Putih, satu buah bendara AMPPES, satu buah Spanduk,”ujar sumber di Muaro Sijunjung.

Adapun tuntutan dan rekomendasi AMPPES kepada penegak hukum di Kabuoaten Sijunjung yakni : Mengusut kembali tanah pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung di Nagari Aie Amo yang merugikan Negara.

“Kami menduga adanya ketidak becusan kontraktor dan kejanggalan dalam proses pembangunan Kantor Bupati yang baru untuk itu seharusnya penegak hukum mengusut. Kami berharap penegak hukum di Kabupaten Sijunjung untuk menjaga netralitas dan profesionalitasnya dalam penegakan hukum,”jelas para demonstran seperti tertulis di spanduk yang mereka bawa.

Rombongan aliansi AMPPES itu diterima di Kejaksaan oleh : Kasi Datun Frengki Andrias, SH, Kasi Fidum Triman Nusantara, SH, Kasi Intelijen Dimas Aditya, SH, Kakan Kesbangpol Linmas Bobby Roespandi, AP, MSi, Kabag Ren Polres Sijunjung dan Kasat Intelkam Polres Sijunjung. Selama melakukan aksi para demonstran itu mendapat pengawalan dari aparat Polres Sijunjung.

Adapun tuntutan dari AMPPES Kabupaten Sijunjung di terima oleh Perwakilan dari Kejasaan Negri Sijunjung dan Pemda Kabupaten Sijunjung.

Kegiatan pengaman Aksi Damai oleh AMPPES di lakukan oleh Personil Polres Sijunjung dan Polsek Sijunjung yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sijunjung.

Kegiatan berakhir pada pukul 14.00 WIB selama giat berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.

Kakan Kesbangpol Linmas Sijunjung, Bobby Roespandi, AP, MSi yang dikonfimasi terkait hal tersebut tak berhasil dihubungi awak media. “Bapak belum pulang dari Masjid om,”ucap salah seorang anak dibalik telepon selular Bobby, Rabu (19/6/2019) malam.

Kepala Kejari Sijunjung M Rizal melalui Kasi Intelijen Dimas Aditya, SH membenarkan kedatangan AMPPES tersebut.

“Ya, mereka datang berjumlah sekitar 30 orang dan menyampaikan aspirasi dan sehari sebelum mereka datang kita sudah tahu kok. Apapun yang mereka sampaikan tentu akan kita tampung dan segera kita cek. Soal bangunan kantor bupati kan masih berjalan,”kata Kasi Intelijen Kejari Sijunjung, Dimas Aditya, SH menjawab awak media, Rabu (19/6/2019) malam. Is/jen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *