BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Belajar Pengelolaan Industri Berbasis Sentra, DPRD Bukittinggi Kunjungi Sentra Randang Payakumbuh

payakumbuh–Ingin membangun Sentra Industri di Kota Wisata mereka, DPRD Kota Bukitinggi melakukan kaji banding ke Pusat Sentra Rendang Kota Payakumbuh yang terletak di Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu (14/10).

Kunjungan Ketua Pansus DPRD Kota Bukitinggi Syafril beserta Wakil Pansus, Sekretaris dan anggota itu disambut oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Wal Asri diwakili Kabid Perindustrian Bambang Hermanto didampingi jajaran Bidang Industri dan UPTD Pusat Pelayanan dan Pengembangan Rendang Kota Payakumbuh.

Syafril mengatakan mau belajar tentang implementasi pengelolaan industri berbasis sentra. Bagaimana standar sentra industri di Payakumbuh, termasuk bagaimana awal pengelolaan hingga output yang dihasilkan.

“Kami akan melakukan penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (RanPerda) Rencana Pemabangunan Industri Kota (RPIK) untuk Bukittinggi. Sebagai kota wisata, industri dan pariwisata saling bergerak,” kata Syafril.

Kadisnakerin Wal Asri menyebut implementasi pengelolaan industri berbasis sentra sudah dilakukan di Payakumbuh, termasuk industri Randang di Lamposi, Tenun Balai Panjang, Bambu Aua Kuniang, dan Industri makanan Ringan di Payakumbuh Barat.

“Kalau di kita Perda RPIK, baru sampai tahapan kajian akademis, implementasinya sudah ada dalam bentuk pembangunan empat sentra industri,” kata Wal Asri. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *