BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Juara Lomba Lagu Kedaerahan Di Payakumbuh Diumumkan

Payakumbuh–Juara lomba lagu kedaerahan yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan Kota Payakumbuh bekerjasama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) diumumkan di Kantor Kesbangpol setempat, Rabu (9/9).

Lomba lagu yang digelar secara virtual dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-75 dikatakan Ketua Panitia sekaligus Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Payakumbuh Sri Joko Purwanto menyebut kehadiran FPK ini sebagai alat pemersatu berbagai paguyuban suku bangsa yang ada di Payakumbuh.

“Kita berharap jangan sampai ada gesekan dengan isu-isu yang tidak bermanfaat bagi kita. Sebenarnya, lomba lagu kedaerahan ini kita ingin mengadakan secara langsung, supaya kita bersama-sama bisa menikmati indahnya ragam kebudayaan kita. Namun karena kondisi Covid-19, diadakan secara virtual,” kata Sri Joko yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Payakumbuh.

Sri Joko menyebut walaupun ada beberapa kendala dalam lomba yang baru pertama kali digelar ini, namun itu tidak begitu berarti. Hikmah positifnya banyak potensi dari khazanah budaya yang ada di Payakumbuh yang dapat digali.

“Kita sampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh pihak yang sudah membantu mensukseskan acara ini, kedepan akan kita kemas lagi kegiatan kebudayaan untuk meningkatkan kekompakan dan persatuan antar suku di Kota Payakumbuh,” kata Sri Joko.

Lima dewan juri adalah Hadiatul Rahmat, An Denitral, Mbak Henni, Jeki Antoni, dan Niken mengumumkan 3 pemenang lomba lagu kedaerahan. Juara 3 diperoleh paguyuban Aceh Sepakat atas nama Razak, Juara 2 diperoleh utusan Paguyuban Pakuwejo atas nama Eka Noviana, sementara Juara 1 diperoleh utusan Paguyuban Nias, atas nama Kristin Valentina.

“Pemenang diberikan trofi, piagam, dan uang tunai. Kriteria penilaian kami selaku dewan juri salahsatunya tetap teknik vokal. Melihat antusias peserta dari paguyuban yang ikut, kita berharap kader-kader terbaik tiap paguyuban dapat memberikan yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Hadiatul ya

Wali Kota Riza Falepi diwakili Kakankesbangpol Budhy D Permana mengatakan baru 3 sampai 4 kota kabupaten yang memiliki FPK di Sumatera Barat. Payakumbuh termasuk yang menyikapi dengan cepat pembentukan FPK.

“Realisasi eksistensi FPK dengan anggaran dari pemerintah dalam bentuk program kegiatan baru Payakumbuh untuk kabupaten kota di Sumbar,” kata Budhy.

Meski di tengah Covid-19, menurut Budhy semangat kebangsaan harus tetap digaungkan, negara dan dunia saat ini sedang dilanda wabah.

“Kita harus menunjukkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menghadapinya, semoga wabah ini cepat berlalu dan kita tetap menjadi bangsa yang kuat, ada warga negara yang cinta pada tanah airnya” kata Budhy.

Hadiah lomba diserahkan oleh Kapolres diwakili Kasat Intelkam AKP Luhur Fachri Utomo, Dewan Juri Hadiatul Rahmat, dan Ketua Panitia Sri Joko Purwanto.

Peserta lain juga mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari panitia. Turut hadir ketua dan pengurus paguyuban se Payakumbuh seperti Indra Nazwar, Afrizal Aziz, R Siregar, Johan Harefa, dan Hasanudin. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *