BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

40 Narapidana di Rutan Painan Dapat Remisi

PAINAN – Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Hendrajoni, menyerahkan remisi kepada 40 orang narapidana penghuni rumah tahanan kelas II B Painan, Sabtu (17/8).

Pemberian remisi umum kepada narapidana tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Nomor Pas-964.PK.01.01.02 Tahuh 2019 tertanggal 17 Agustus 2019, Tentang pemberian remisi umum.

Bupati Hendrajoni, dalam kesempatan itu, membacakan sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM.

Dalam amanatnya Menteri Hukum dan HAM, mengatakan pembeberian remisi jangan hanya dimaknai sebagai hak narapida, tetapi lebih dari itu yaitu sebagai apresiasi atas upaya narapidana memperbaiki diri dan perilaku selama menjalani hukuman.

Dengan pemberian remisi, kata menteri diharapkan dapat menjadikan para narapidana selalu taat pada hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada Allah dan manusia.

Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Painan, Saduriman, dalam laporannya, menyampaikan, 40 orang narapidana mendapat pengurangan hukuman mulai dari satu bulan sampai dengan lima bulan.

Dikatakan, jumlah narapidana yang mendapat pengurangan hukuman selama satu bulan sebanyak 22 orang, pengurangan hukuman selama dua bulan enam orang, tiga bulan delapan orang, empat bulan tiga orang dan pengurangan hukuman lima bulan satu orang.

Lebih lanjut dikemukakan, saat ini penghuni Rumah Tahanan Kelas II B Painan, 109 orang sudah melebihi kapasitas hampir 200 parsen dari kapasitas sebanyak 36 orang.

” Saat ini jumlah penghuni 109 dari kapasitas sebanyak 36 orang,”katanya.

Ditambahkan, 109 orang narapidana terdiri dari 50 orang bertatus tahanan dan 59 narapidana. Berdasarkan jenis kelamin 107 laki-laki dan dua orang wanita.

Sedangkan, berdasarkan jenis tindakpidana sebagai berikut, pencurian 30 orang, narkotika 28 orang, perlindungan anak 23 orang, perjudian lima orang, penipuan tiga orang dan lain lain 17 orang. (r/jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *