BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Wisata Aia Malanca Menjadi Prioritas Pembangunan Limapuluh Kota

Limapuluh Kota -Keindahan destinasi wisata Aia Malanca di Jorong Landai Nagari Harau menjadi spot wisata baru yang tak kalah indah dari Harau yang akan dikembangkan Pemkab Limapuluh Kota.

“Kami meninjau kawasan wisata Aia Malanca di Jorong Landai Nagari Harau. Disini terdapat air terjun tujuh tingkat yang sangat indah dan lokasi berkemah yang dikelilingi hutan yang masih asri,” ujar Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) di Landai, Rabu (19/5).

Bahkan sebelumnya kawasan ini sudah dibangun melalui anggaran kemendes lebih dari 1 Miliar.

Menurut RKN kawasan ini sangat ideal untuk dibangun karena 10 hektar kawasan sudah menjadi milik nagari. Infrastruktur jalan sudah tersedia hanya saja perlu pelebaran dan pengerasan dan beberapa gazebo juga sudah berdiri.

“Kami berencana untuk melakukan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang lebih kurang 1.2 km, dan menawarkannya kepada salah satu bank dengan kompensasi pengelolaan dana tiket masuk secara elektronik mereka lakukan,” ujarnya.

RKN juga sudah meminta kepada wali nagari hibah lahan 1 ha untuk dibangun sebagai kawasan parkir dan pusat oleh-oleh.

“Sebagai bagian dari gerak cepat kita, dalam minggu ini akan kita minta dinas PU turun ke lapangan untuk mengkalkulasi anggaran, serta dinas pariwisata dan perikanan untuk bersinergi merencanakan kawasan tersebut,” kata RKN.

Pemkab juga mengagendakan goro akbar warga Landai bersama pemerintah. “Kami akan memobilasi anggota dari BPBD, Damkar, Perhubungan, dan Satpol PP untuk bekerja bersama warga membersihkan kawasan.

RKN mengapresiasi wali nagari Harau dan anggota BAMUS yang telah bekerja sungguh-sungguh mengembangkan kawasan ini.

“Kami yakin dengan sinergi banyak pihak aset nagari ini dapat lebih produktif di masa depan. Pak wali ini juga mengajak kami untuk meninjau potensi ngalau saribu pada awal bulan depan,” jelasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *