BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Payakumbuh Zona Oranye, Ketua DPRD Hamdi Agus Ajak Warga Patuhi Instruksi Pemerintah

PAYAKUMBUH – Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus mengajak masyarakat untuk mendukung instruksi dari pemerintah, karena saat ini update terakhir status zona Payakumbuh berada di zona oranye.

Menurut Hamdi, daerah yang berada di zona oranye, sesuai edaran menteri agama dan surat edaran gubernur Sumbar, disarankan untuk tidak melaksanakan salat idul fitri di mesjid atau di lapangan.

“Yang boleh melaksanakan salat ied di lapangan dan mesjid hanya daerah dengan zona sebaran rendah atau zona hijau dan kuning. Demi keselamatan bersama, kita patuhi surat edaran tersebut,” kata Hamdi kepada wartawan, Minggu (9/5).

Hamdi juga menambahkan, karena itu juga kegiatan halal bihalal dan open house di rumah dinas Ketua DPRD tidak bisa digelar tahun ini. Dirinya meminta masyarakat bisa memaklumi karena kondisi yang tidak memungkinkan.

“Kita sama-sama rindu suasana lebaran seperti dulu sebelum Covid-19 ini melanda. Mari kita berdoa semoga secepatnya Allah memusnahkan virus ini dari muka bumi,” aku Hamdi.

Hamdi juga menyampaikan kedepan perlu dilakukan langkah strategis guna menekan penyebaran Covid-19 di Payakumbuh. Menurutnya langkah kampung tangguh seperti saat kasus Covid-19 meledak dahulu bisa menjadi salahsatu jalan keluar terbaik.

“Kita harus segera mengaktifkan kembali nagari tageh atau kelurahan tangguh, karena dinilai efektif menekan penyebaran Covid-19. Penyekatan di perbatasan dan penutupan objek wisata jelang, saat, dan pasca idul fitri adalah keputusan tepat harus diambil,” ulasnya.

Politikus PKS itu juga menambahkan apabila nanti sampai berlebaran di zona merah, dipastikan perekonomian lumpuh, intensitas satgas Covid-19 juga akan semakin tinggi melaksanakan pendisiplinan kepada warga dengan sanksi sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2020 Tentang AKB.

“Jangan kita abai dengan protokol kesehatan tetaplah menerapkan 5M dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Kita bisa belajar dari kasus di India dan negara lainnya yang sudah mulai abai sehingga membuat kasus di negara itu meningkat, bahkan banyak berujung kematian,” kata Hamdi. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *