BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

Disparpora Limapuluh Kota, Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Payakumbuhpos.com – Disparpora Kab. Limapuluh Kota melalui Bidang Pemuda laksakanan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu dimulai pada hari Senin (18/11) sampai dengan hari Rabu (20/11). Bertempat di Bio Homestay, Nagari Solok Bio – Bio, Kec. Harau, Kab. Limapuluh Kota.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kadis Parpora Kab. Limapuluh Kota Nengsih, S.Pd, M.M,Pd dan sebagai peserta Pemuda Nagari setiap kecamatan dalam wilayah hukum Polres Limapuluh Kota. Kegiatan Penyuluhan Tentang Penyalahgunaan Narkoba tersebut hadir sebagai pemateri, BNN Kota Payakumbuh, Dinas Kesehatan Kab. Limapuluh Kota, Polres Limapuluh Kota, MUI Kab. Limapuluh Kota. Selasa (19/11)

Kadis Disparpora Kab. Limapuluh Kota Nengsih, S.Pd, M.M,Pd melalui Kasi Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Sarnen Indra, S.Pd mengatakan kepada awak media ini disela – sela acara. Narkoba di Kabupaten Limapuluh Kota sudah masuk level yang berbahaya apalagi bagi generasi muda, guna penekanan pemerintah dan instansi terkait telah melakukan berbagai dengan berbagai kegiatan penyuluhan dan program lainnya.

“Kegiatan kita ini telah memasuki hari kedua, hari ketiga rencananya kami akan melaksanakan studi banding ke Panti Rehabilitasi Narkoba Suci Hati Kota Padang melihat kondisi psikis dan fisik para pecandu narkoba. Kami juga berberharap obat – obat Aspirin, Lem dan sejenisnya dibuatkan payung hukumnya,” pungkas Sarnen

Lebih lanjut Kasi Bidang Pemuda Disparpora ini menambahkan, BNN Kota Payakumbuh yang kita miliki wilayah kerjanya sangat luas yaitu, Kota Payakumbuh, Kab. Limapuluh kota, Kota Bukittinggi, Kab. Agam, Kab. Batusangkar. Kami berharap khususnya Kab. Limapuluh Kota ini sebagai daerah perbatasan dengan provinsi tetangga dan memiliki wilayah yang sangat luas supaya bisa juga didirikan Sebuah BNN,” harapnya

Sementara pada saat yang sama perwakilan dari MUI Kab. Limapuluh Kota Novriadi mengatakan, dari segi hukum dan kesehatan kita telah menggambarkan efek serta akibatnya dari bahaya narkoba dan dari segi agama kita juga memberikan penjelasan dari segi agama.

“Dari segi agama perbuatan penyalahgunaan narkoba juga termasuk salah satu dosa besar sama dengan minum khamar dan berakibat buruk bagi kesehatan sipemakainya,” imbuh Novriadi

Sementara pemateri dari pihak Polres Limapuluh Kota menyampaikan, tentang bahaya hukum yang ditimbulkan bagi pemakai dan pengedar narkoba. Dan dari Dinas Kesehatan menyampaikan, tentang dampak kesehatan bagi pemakainya.

Ketika awak media meminta tanggapan dari salah seorang peserta Eka Putri, “sangat mengapresiasi kegiatan ini dan semoga untuk kegiatan tahun berikutnya tambah banyak peserta dan pemateri yang dilibatkan. Mudah-mudahan dengan adanya penyuluhan seperti ini bisa menyelamatkan generasi penerus bangsa,” katanya
(TT / Junaidi.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *