BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Wawako Ibnu Asis Sampaikan MTQ ke 41 Tingkat Sumbar Ditunda Hingga 13 Desember 2025

Wawako Ibnu Asis Sampaikan MTQ ke 41 Tingkat Sumbar Ditunda Hingga 13 Desember 2025

 

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 41 tingkat Sumatra Barat, yang akan digelar di Kota Bukittinggi resmi ditunda. Kegiatan musabaqah 13 cabang dengan 35 golongan itu, akan dimulai pada 13 Desember 2025.

 

Wakil Wali Kota Bukittinggi, sekaligus Ketua LPTQ Bukittinggi, Ibnu Asis, yang juga Ketua Umum Pelaksana MTQ ke 41, menjelaskan, pada awalnya, pelaksanaan MTQ ke 41 akan digelar 15 November 2025.

 

Namun, setelah pembicaraan seluruh pemerintah daerah di Sumatra Barat, diputuskan pelaksanaannya ditunda hingga 13 Desember 2025.

 

“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah dan juga pemerintah Provinsi Sumbar, akhirnya Gubernur memutuskan pelaksanaan MTQ ke 41 ditunda hingga 13 Desember 2025,” ungkapnya, saat rapat koordinasi di Hotel Dymens, Sabtu (11/10).

 

Penundaan ini, lanjut Ibnu, ditenggarai karena permasalahan keuangan di setiap pemerintah daerah, termasuk Kota Bukittinggi sendiri, selaku tuan rumah. Sehingga pelaksanaannya ditunda dan waktu penyelenggaraannya pun diperpendek menjadi enam hari lima malam atau hingga 18 Desember 2025.

 

“Memang seluruh daerah mengeluhkan untuk kondisi keuangan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, ada beberapa kafilah dari daerah lain, tidak terlalu lama berada di Bukittinggi, karena tentu akan berdampak pada biaya yang akan dikeluarkan oleh pemda-nya. Masalah keuangan ini merata di seluruh daerah, termasuk Bukittinggi sendiri, yang tentu akan melakukan efisiensi dari persiapan sebagai tuan rumah,” jelas Wawako didampingi Sekda, Rismal Hadi.

 

Pemko Bukittinggi tetap akan berupaya, bagaimana pelaksanaan MTQ ke 41 tetap berjalan maksimal, meriah dan melekat di hati masyarakat. Sehingga, dalam beberapa hari kedepan, akan dilaksanakan dapat maraton per bidang, dalam pemantapan persoalan anggaran untuk pelaksanaan MTQ ke 41 tingkat Sumatra Barat yang akan digelar 13 hingga 18 Desember 2025.

 

“Kita harus tetap targetnya tiga sukses. Sukses persiapan, sukses pelaksanaan dan sukses setelah hasil. Meski ada efisiensi anggaran, namun untuk prestasi, tidak ada “efisiensi”, kita tetap targerkan prestasi kita meningkat dari posisi 7 pada MTQ ke 40 di Solok Selatan 2023 lalu, minimal masuk enam besar,”pungkasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *