BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Wabup Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana.

Lima Puluh Kota, Diskominfo–Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) merupakan sebuah momentum tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing.
Upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) di Kabupaten Lima Puluh Kota dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Sarilamak. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Sabtu (26/4).
Membacakan sambutan Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha mengatakan, dengan kondisi topografi yang berbukit dengan kemiringan sedang hingga terjal dan klimatologi dengan curah hujan yang tinggi, wilayah ini berpotensi sebagai daerah rawan bencana yang dapat terjadi kapan saja, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin ribut, kebakaran hutan dan lahan, serta bencana lainnya.
Oleh karena itu, sikap siap siaga dan waspada menghadapi ketidakpastian sangatlah penting, termasuk langkah-langkah yang berhubungan dengan pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi akibat bencana, ucap Ahlul Badrito Resha.
Sehingga, seluruh pihak perlu meningkatkan kesiapsiagaan, baik personel maupun sumber daya peralatan. Melalui kegiatan gladi kesiapsiagaan terhadap bencana ini, menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas semua elemen dalam menghadapi potensi bencana, tambah Ahlul Badrito Resha.
Ahlul Badrito Resha mengatakan, beban tugas dan kewajiban kita tidak ringan, karena di pundak kita bersama menjadi tumpuan bagi keselamatan masyarakat dan keluarga.
“Untuk itu, saya sangat mengharapkan kekompakan, kebersamaan, kesadaran, dan motivasi yang tinggi dalam mengabdikan diri bagi keselamatan masyarakat.”

Selalu jaga kekompakan, kebersamaan, kesadaran, dan motivasi yang tinggi dalam mengabdikan diri bagi keselamatan masyarakat.
Ahlul Badrito Resha yakin dan percaya, dengan dilandasi jiwa pengabdian yang tinggi dan dibekali dengan pengetahuan serta keterampilan yang lebih baik dan teruji, kita akan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban ini dengan penuh semangat.(FajriHR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *