BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Tiga Korban Lakalantas Surau Gadang Mendapat Layanan Medis PMI Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Payakumbupos.id,-– Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi memberikan pelayanan medis kepada tiga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Surau Gadang, Kamis, (3/10), sekitar pukul 20.30 WIB.

Ketiga korban yakni, Alwis (23) warga Ipuh Mandiangin, Kota Bukittinggi, Kevin (16) warga Gaduik, Kabupaten Agam dan Noval (16) warga Gaduik, Kabupaten Agam.

Anggota PMI yang datang ke lokasi kejadian, tepatnya di Ipuh Mandiangin, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) tersebut, langsung membersihkan luka yang dialami para korban.

Katua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas, membenarkan para anggotanya melakukan pertolongan pertama kepada tiga korban kecelakaan itu.

“PMI Kota Bukittinggi mendapat panggilan darurat melalui relawan yang piket di Posko Markas PMI,” ujarnya.

Dikatakan, panggilan yang masuk ke PMI langsung ditindaklanjuti dengan mengirim mobil ambulance beserta team medis ke lokasi kejadian.

“Mereka petugas PMI yang datang ke lokasi kecelakaan merupakan relawan sudah dilatih dan bersertifikat,” sebutnya.

Menurut dia, petugas di PMI Kota Bukittinggi merupakan petugas terlatih di bidang masing-masing, sehingga jika ada panggilan darurat yang masuk mampu diatasi untuk ditindaklanjuti.

“Di Posko PMI Kota Bukittinggi, relawan dibagi dalam dua tim piket yaitu, piket siang dan piket malam. Itu rutin setiap harinya agar PMI selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam,” ungkapnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *