BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

NasDem Manfaatkan Anies di Tengah Renggangnya Hubungan Surya Paloh dan Megawati?

Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Paramadina A. Khoirul Umam di Jakarta, menilai NasDem berusaha menjadikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai investasi politiknya menjelang Pemilu Presiden 2024.

Umam berpendapat bahwa Anies dapat membantu NasDem mempertahankan elektabilitas partai di tengah renggangnya hubungan antara Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Umam menyampaikan pendapatnya itu saat menanggapi kunjungan Anies ke Makassar bersama sejumlah petinggi NasDem, Sabtu (22/1) silam.

“NasDem berusaha menjadikan Anies sebagai investasi politik untuk meraup efek ekor jas (

coat tail effect

) guna mempertahankan elektabilitas partainya,” kata Umam, Senin (24/1/2022).

Umam mengamati tingkat elektabilitas NasDem menurut sejumlah hasil survei dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan atau koreksi tajam.

“Itu terjadi kemungkinan karena renggangnya hubungan Surya Paloh dan Megawati, serta tidak adanya sosok menjual di NasDem yang dapat diusung dalam kontestasi politik nasional,” kata Umam.

Makanya Umam menilai NasDem agresif mengawal Anies demi mempertahankan suara partai pada tahun 2024.

“Gayung bersambut karena Surya Paloh memiliki komunikasi baik dengan Jusuf Kalla. Anies sendiri belum memiliki partai pendukung yang riil,” kata Umam.

Jusuf Kalla, kata dia, dapat disebut sebagai mentor politik Anies.

Oleh karena itu, kunjungan Anies ke Makassar, meskipun itu dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI, tetap memiliki muatan politik.

Kunjungan bernuansa politik di Makassar, menurut Umam, dapat dimaknai sebagai usaha sosialisasi dan konsolidasi awal basis dukungan di Sulawesi dan Indonesia Timur secara umum.

“Tentu nuansa politik calon presiden masih dia minimalkan karena bisa bertabrakan dengan fatsun politik dan tupoksinya sebagai gubernur aktif. Tetap, upaya penggalangan dukungan itu sudah mulai tampak sinyalnya,” kata Umam.

Anies pada hari Sabtu (22/1) menghadiri acara Masyarakat Sulawesi Selatan Menyambut

di Makassar. Anies menghadiri acara itu bersama sejumlah petinggi NasDem di Makassar./era.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *