BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Dinas Kesehatan Bukittinggi Gelar Bimbingan Teknis Regulasi Tahun 2025

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan gelar bimbingan teknis pendampingan regulasi Tahun2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Royal Denai, Kamis (21/08).

 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan bimtek ini merupakan bentuk pembinaan untuk memastikan sarana pelayanan kefarmasian di kota Bukittinggi berjalan sesuai aturan.

Melalui kegiatan ini, tenaga kefarmasian diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, sekaligus mewujudkan pengelolaan apotek, toko obat, klinik, puskesmas, hingga rumah sakit sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, seluruh fasilitas pelayanan kefarmasian di Bukittinggi dapat semakin profesional, taat regulasi dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga mutu pelayanan kepada masyarakat dapat terus terjaga,” ujarnya.

 

Kabid PSDK, drg. Sanora Yuder menambahkan, kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari apoteker, asisten apoteker, pemilik apotek, serta pengelola sarana pelayanan kefarmasian lainnya. Peserta mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Dinas Kesehatan, Balai Besar POM, DMPTSP, serta organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Farmasi Infonesia (PAFI).

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *