BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Kata Mahathir, Najib Segera Diproses

Mahathir Mohamad

PAYAKUMBUHPOS.COM – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meyakini bahwa jaksa akan segera menemukan bukti kuat, untuk menuntut mantan PM Najib Razak terkait kasus korupsi dana negara 1MDB.

“Kami perlahan-lahan akan mendapatkan bukti paling mendasar. Para pejabat juga akan memberikan informasi secara sukarela, tentu saja dengan dokumen,” kata Mahathir dalam pidato pertamanya usai dilantik, seperti dilansir Straits Times.

Namun Mahathir mengatakan, dia menghadapi masalah ketika harus mempercayai orang untuk menyelidiki kasus ini.

Menurut Perdana Menteri berusia 92 tahun itu, meski banyak orang yang memihak padanya, namun ia tak tahu siapa yang benar-benar setia kepada pemerintah baru tersebut.

Ketika ditanya apakah akan ada keringanan untuk menyelamatkan Najib, jika dia memberikan informasi mengenai uang sebesar US$4,5 miliar yang diduga hilang dari 1MDB, Mahathir menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan.

Low Taek Jho, lebih dikenal sebagai Jho Low, yang dituduh mendalangi dugaan pencurian dana, diyakini berada di China atau Thailand.

Mahathir menegaskan penyelidik akan mengikuti jejak uang, dan jika Low ditemukan terlibat, pemerintah akan membawanya kembali dan mengadilinya.

Mahathir juga mengesampingkan penahanan tanpa pengadilan untuk Najib. Dia telah memberlakukan larangan perjalanan terhadap Najib, setelah akhir pekan lalu dia diduga akan terbang ke Jakarta untuk istirahat sejenak.

Tata Tanur

Sumber : kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *