BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Mantan Wabup Ferizal Ridwan Rajin Masuk Kantor, Diyakini Lolos Menuju BA 1 C

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota–Dinilai banyak pihak, mantan wakil bupati kabupaten Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan semasa dia diamanahkan jadi wakil bupati rajin masuk kantor, bahkan lebih rajin lagi dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Bermodal rajin masuk kantor itu, diminta kepada Ferizal Ridwan kembali maju sebagai calon bupati periode 2024-2029 ini, kami yakin Ferizal Ridwan lolos menuju BA 1 C,” ujar Usman (59) di rumahnya di nagari Batu Balang, kecamatan Harau, kabupaten Limapuluh Kota, Jumat 22 Maret 2024.

Alasan kami mengajak Ferizal Ridwan maju sebagai calon bupati, karena dia sangat paham dan mengerti tugas dan fungsi wakil bupati, begitu juga dia sangat tahu dengan aturan, sehingga tidak pernah meninggalkan kantor.

Tugas wakil bupati itu otomatis melekat di Pemerintah Daerah, seperti LPPQ (Lembaga Pendidikan Taman Quran dan MTQ), semuanya dibawah naungan wakil bupati. Maka, tidak perlu pula harus disampaikan ke telinganya.

“Jujur saya katakan, saya waktu itu dipercaya sebagai Kepala Bagian Kesra sekretariat Pemerintah Daerah, hanya 2 kali bertemu dengan wakil bupati sekarang Rizki Kurniawan Naskari, padahal tugas dan fungsi wakil bupati sangat banyak, namun tidak diindahkannya,”kata Usman.

Dibagian Kesra itu, hampir seluruh kegiatan wakil bupati, apa lagi saat ini bulan suci ramadan, kegiatan safari ramadhan adalah kegiatan wakil bupati. Tidak ada alasan wakil bupati tidak masuk kantor.

Pengalaman yang sudah-sudah, melihat mantan wakil bupati Ferizal Ridwan rajin masuk kantor, bekerja serius dan mudah berkomunikasi, maka besar harapan kami kepadanya untuk maju menuju BA 1 C.

“Hebatnya lagi Buya Feri, sapaan Ferizal Ridwan, sangat ramah dengan masyarakat, dan sangat nyali apa yang terjadi ditengah masyarakat, misalnya ada kemalangan, buya Feri sudah duluan berada di rumah duka. Sekali lagi kami harapkan agar buya Feri, maju sebagai calon bupati,” harap Usman.

Nada yang sama juga dilontarkan Wali nagari Koto Tangah Simalanggang, kecamatan Payakumbuh, kabupaten Limapuluh Kota, Hendra M. Dt. Bogah kepada wartawan di Payakumbuh, Jumat 22 Maret 2024, Ferizal Ridwan dan tim relawan Palanta Aksi Kemanusiaan & Sosial (Pak’Sa) tetap menjalankan aksi sosial kemanusiaan.

Aksi sosial yang sudah bertahun-tahun dilakoni Ferizal Ridwan sebagai koordinator Pak’Sa itu, sungguh pantas mendapatkan pujian dan penghargaan yang tinggi dari masyarakat luas.

“Beranjak dari semua itu, maka sangat cocok rasanya, amanah kepala daerah Limapuluh Kota dipimpin Ferizal Ridwan yang rajin masuk kantor dan mengerti dengan tugas bupati dan fungsi wakil bupati,” ujar HM. Dt. Bogah.

Terpisah, Ferizal Ridwan kepada wartawan, Jumat 22 Maret 2024 mengatakan masuk kantor, apel dan melaksanakan tugas itu merupakan bukti komitmen kita. Dan diri seorang pejabat atau abdi negara, walau kita tidak diberi tugas atau kewenangan,
bagi saya itu semua adalah sekalian tindakan menghalalkan gaji dan fasilitas yang diterima.

Disamping itu, sesuai tuntutan agama bahwa setiap pemimpin akan di tagih pertanggung jawabannya, baik di dunia maupun di akhirat. “Harapan masyarakat meminta saya maju untuk calon bupati periode sekarang, Insya Allah saya siap,” ujar Ferizal Ridwan. (Nura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *