BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Sikat Hama Babi Hutan, Mardion Fernandes Sponsori Buru Babi di Kawasan Ngalau Indah

Payakumbuh – Ratusan penghobi olahraga Buru Babi meramaikan kawasan sekitaran Ngalau Indah. Antusias para peserta nampak dari paginya berdatangan ke lokasi perburuan di pinggir jalan Diponegoro Bypass Ngalau kecamatan Payakumbuh Barat.

Dari informasi dilapangan, perburuan kali ini adalah momen giliran yang disepakati para tuo buru. Kawasan Ngalau dipilih menjadi spot berburu mangawali tahun 2024. Minggu, (27/1)

Ketua Ngalau, Zulkifli yang akrab disapa Buyuang BJ mengatakan kalau acara buru kali ini adalah momen istimewa saja. Setelah satu 1 tahun kawasan Ngalau tidak ada aktifitas perburuan..

“Tujuannya untuk membantu masyarakat petani pekebun dalam menanggulangi hama babi hutan. Disamping itu untuk menjalin silaturahmi dengan sesama pecandu buru babi di kota Payakumbuh dan kabupaten Limapuluh Kota”, ujarnya.

Tampak hadir tokoh muda Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat, Mardion Fernandes yang mensponsori kegiatan ini, membaur bersama para peburu di lokasi perburuan.

Dalam wawancaranya dengan awak media, caleg dapil 1 Payakumbuh Barat dari Partai Gerindra ini mengatakan bahwa Tradisi Buru ini merupakan warisan leluhur yang mesti kita pertahankan dan dilestarikan.

Kalau dulunya kegiatan ini hanya sebatas untuk membasmi hama babi hutan yang menyerang tanaman masyarakat. Sekarang sudah menjadi salah satu olahraga pavorit yang ivennya selalu ditunggu tunggu para penghobinya.

Disamping memberantas hama babi hutan, yang tak kalah pentingnya adalah momen silaturahmi diantara para peburu yang berasal dari tempat yang berbeda di kawasan Luak Limopuluah.

“Hari ini bisa di tempat kita, dan nanti bakal ada lagi perburuan di tempat lain dan kita sama-sama bertemu menjalin silaturahmi”, pungkas pemilik Wisata Berkuda Fakhira Stable ini. (Fajri.HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *