BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Promosi Randang ke Mancanegara Membuahkan Hasil

Payakumbuh – Tidak isapan jempol belaka, janji yang dilontarkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengunjungi Sentra IKM Randang bulan april lalu untuk mempromosikan randang ke mancanegara membuahkan hasil.

Melalui video conference (vidcon) Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf mempertemukan Pemko Payakumbuh dengan platform Goorita yang sudah merambah pasar Amerika, Kanada, Jepang dan Eropa dengan tujuan agar randang produksi IKM Kota Payakumbuh bisa masuk pasar dunia.

“Dari vidcon tersebut mereka menyambut baik produk dari IKM kita, dan untuk tahap awal kita akan kirimkan testernya dulu,” kata Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz kepada media, Selasa (15/06).

Wawako menyebut ini merupakan kesempatan emas bagi pelaku IKM di Payakumbuh, karena selain memasarkan randang juga akan berupaya memasukkan produk IKM lainnya agar bisa dipasarkan disana.

“Sebenarnya ini merupakan e-commerce dari Diaspora yang difasilitasi supaya para perantau diluar itu bisa melepas rindu dengan makanan dan produk Indonesia lainnya,” ucapnya.

“Untuk pemasaran produk kedepannya, mereka mengharapkan kita melakukan pengiriman rutin supaya kerinduan para perantau bisa terobati,” tukuknya.

Berbarengan dengan itu juga Rumah Indonesia yang juga memfasilitasi pemasaran produk IKM Indonesia di Belanda juga siap untuk membantu memasarkan produk IKM Payakumbuh disana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Yunida Fatwa didampingi Sektretaris Andiko Jumarel dan Kepala UPTD Rendang Novit Ardy mengatakan pihaknya siap untuk menindak lanjuti hal tersebut agar produk-produk dari IKM Payakumbuh bisa go Internasional terutama randang.

“Kita siap mensupport dan terus mendorong pelaku UMKM kita agar hasil produksinya bisa di terima pasar Internasional,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *