BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Sumbar PPKM Level 2, Pacu Kuda Di Payakumbuh Ditonton Via Media Sosial Dan TV Lokal, Tak Ada Penonton Di Lokasi Acara

Payakumbuh–Semula, pelaksanaan iven Pacu Kuda Payakumbuh Bank Nagari Open Race Tahun 2022 yang akan digelar pada Hari Minggu 20 Februari 2022 digelar terbuka bagi masyarakat umum, namun setelah diadakan rapat dengan tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh pada Rabu (16/2) sore, diputuskan pelaksanaannya tanpa penonton.

Hal ini dikarenakan Kota Payakumbuh, Sumatera Barat masuk dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Karena kuda dari luar daerah sudah berada di Kota Payakumbuh untuk bersiap berlaga, dan mengingat agenda ini berperngaruh kepada agenda Pordasi Sumbar, maka iven tersebut tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Wali Kota Riza Falepi kepada media mengatakan pihaknya mengupayakan agar pacandu pacu kuda tetap bisa menyaksikan iven pacu kuda melalui tayangan live streaming di media sosial facebook, instagram, youtube, dan TV lokal.

“Setelah kami Satgas Covid-19 rapat bersama panitia dan juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, maka diputuskan iven kita tetap berlangsung, tapi tidak dihadiri penonton,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiskominfo Junaidi menyampaikan pihaknya siap untuk memfasilitasi penyiaran iven pacu kuda melalui media sosial Pemerintah Kota Payakumbuh, juga melibatkan channel TV lokal, Denai TV.

“Kita akan berikan yang terbaik, selama ini pacu kuda di Payakumbuh belum pernah kita siarkan secara langsung di media sosial Pemko dan TV lokal seperti iven pacu kuda di nasional dan luar negeri,” kata Junaidi.

Terpisah, Ketua Pelaksana Iven Pacu Kuda Payakumbuh Faulo Rosi mengatakan seluruh panitia menerima keputusan rapat tersebut dan akan mencarikan solusi terbaik agar seluruh penggemar pacu kuda tetap dapat menonton. Yang betul-betul boleh berada di lokasi pacuan hanya kuda, joki, official, anak kandang, panitia, dokter kuda, dan pihak lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan, itupun dibolehkan masuk dengan syarat mereka sudah divaksin dan juga panitia akan memeriksa data siapa saja yang ada di lokasi iven dengan menyediakan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi yang telah disiapkan di pintu masuk lapangan pacuan.

“Kita menyadari, menggelar iven di tengah pandemi, tentu mengikuti kebijakan pemerintah, kita juga tidak ingin adanya cluster baru penyebaran Covid-19 dari iven pacuan kuda ini,” kata Faulo. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *