BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Perdana Bupati Safaruddin Lantik 30 Kepala SMP, Ada yang Pindah, Ada Dapat Job Baru, Berikut Datanya

Limapuluh Kota–Untuk pertama kalinya, Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo melantik kepala SMP. Ada 30 jabatan kepala sekolah yang dilantik. Ada yang berganti. Dari 30 kepala sekolah tersebut, ada yang pindah ke sekolah unggulan Kabupaten Limapuluh Kota. Kepala SMP yang dilantik itu, diantaranya M Yusuf Lubis dari Kepala SMPN 1 Harau pindah ke SMPN 2 Harau. Kemudian, Osnely Jasmi dari SMPN 1 Lareh Sago Halaban pindah ke SMPN 1 Harau.

Rincian kepala SMP yang dilantik itu, masing-masing untuk Kecamatan Kapur IX seperti Kepala SMPN 2 Kapur (Ramsis), Kepala SMPN 3 Kapur (Adrizal), Kepala SMPN 4 (Yusril), Kepala SMPN 5 Kapur (Simardi) dan Kepala SMPN 6 Kapur (Yontiherman). Kemudian, untuk Kecamatan Lareh Sago Halaban dilantik Kepala SMPN 1 Lareh Sago Halaban (Wizar), Kepala SMPN 3 Lareh Sago Halaban (Oriontis), Kepala SMPN 4 Lareh Sago Halaban (Siswanto) dan Kepala SMPN 5 Lareh Sago Halaban (Fitri Yanti)

Kecamatan Guguak diantaranya Kepala SMPN 1 Guguak (Adrian Nopel) Kepala SMPN 3 Guguak (Ritawati) dan Kepala SMPN 4 Guguak (Yaswirwan). Di Kecamatan Payakumbuh diantaranya Kepala SMPN 2 Payakumbuh (Almuhar), Kepala SMPN 3 Payakumbuh (Herry Prakoso) dan Kepala SMPN 4 Payakumbuh (Septia Rita).

Kecamatan Bukit Barisan, diantaranya Kepala SMPN 1 (Yulian Susiana), Kepala SMPN 3 (Joni Putra) dan Kepala SMPN 4 (Reno Winta Zuryati). Kecamatan Harau diantaranya Kepala SMPN 1 Harau (Osnely Jasmi), Kepala SMPN 2 Harau (M Yusuf Lubis) dan Kepala SMPN 4 Harau (Zuhermi)

Kemudian, Kepala SMPN 1 Akabiluru (Rosmali Warlis), Kepala SMPN 3 Akabiluru (Ramli), Kepala SMPN 2 Pangkalan (Eri Satria), Kepala SMPN 5 Pangkalan (Indra Muryenti). Kepala SMPN 1 Suliki (Yenti Efrina), Kepala SMPN 2 Situjuah Limo Nagari (Andri Adi), Kepala SMPN 2 Gunuang Omeh (Yelmi Hendra), Kepala SMPN 2 Luak (Ganefi) dan Kepala SMPN ,3 Mungka (M Zukhrizam).

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Badaro Rajo mengatakan, pelantikan kepala sekolah tersebut, ada jabatan yang promo dan ada yang dimutasi.

“Mereka yang promosi merupakan guru-guru yang berprestasi dan diyakini mampu memajukan sekolah yang dipimpin. Sedangkan mereka yang dimutasi dari sekolah unggul merupakan kepala sekolah yang dianggap mampu memajukan di sekolah baru yang dipimpin. Artinya, dengan dimutasi mereka mampu mengejar ketertinggalan sekolah yang baru dan nantinya bisa setara dengan sekolah unggul,” ujar Safaruddin.

Bupati meyakinkan, kepala sekolah yang dilantik, tidak sembarangan saja. Melainkan ada mekanisme sesuai dengan Permendikbud nomor 40 Tahun 2021 tentang pengangkatan kepala sekolah.

“Ini dalam mewujudkan sekolah penggerak. Ada kepala sekolah yang sebelumnya terbilang sukses kemudian dipindahkan dipindahkan ke sekolah yang masih terbilang rata-rata. Dengan pola ini, sekolah yang tertinggal bisa terpacu oleh kepala sekolah yang baru. Ini harapan kita. Penangkatan kepala sekolah, sesuai mekanisme,” pungkasnya. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *