BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

LESTARIKAN ADAT DAN BUDAYA, BUPATI SAFARUDDIN BUKA FESTIVAL LENGGANG SARIBU TALAM

Limapuluh Kota,- Dalam rangka mengangkat dan melestarikan adat dan budaya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo membuka festival Lenggang Saribu Talam, Alek Nagari Sarilamak, pada Senin, (24/10/22), di Sarasah Tanggo, Nagari Sarilamak.

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan budaya serta prosesi adat nagari Sarilamak. “Kita sangat bangga. Ini selaras dengan visi misi daerah, yaitu mewujudkan Limapuluh Kota madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka _Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah_”, ucapnya.

Menurut Bupati Safaruddin, event seperti ini perlu dijadikan role model bagi nagari – nagari di Limaluluh Kota dalam mengangkat dan mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas serta para generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan Kabupaten Limapuluh Kota kedepannya”, ulas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olehraga Kabupaten Limapuluh Kota Desri saat diwawancarai mengatakan, festival budaya nagari yang bertema lenggang saribu talam ini diawali dengan prosesi arak-arakan dengan membawa seribu Talam (Dulang), kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan do’a bersama di Kapalo Banda Sarasah Tanggo serta melakukan prosesi adat melewakan Gantang 40 Limbago Adat. ”Ini merupakan kegiatan religius yang diselenggarakan dalam bentuk prosesi adat, tak lain adalah sebagai bentuk wujud rasa syukur atas karunia yang telah diberikan Allah SWT”, pungkasnya.

Disisi lain Desri berharap, selain sebagai ajang promosi, event ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Limapuluh Kota khususnya objek Wisata Lembah Harau. “Selain wisata alam, objek wisata lembah Harau juga menawarkan sejumlah wisata budaya yang tidak kalah menarik dan apik dari daerah lain”,ulasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra, Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Desri, Kadis Kominfo Eki Hari Purnama, Kadis Sosial Armen, Camat Harau, Wali Nagari Sarilamak Oly Wijaya, Ketua KAN, Bamus, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang, serta para undangan lainnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *