BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Erwin Yunaz Prakarsai BA 5 Menjadi BA 2 Wakil Kepala Daerah Se- Sumbar

PAYAKUMBUH – Erwin Yunaz sudah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Payakumbuh selama 4 tahun sejak dilantik pada 23 September 2017 silam. Ada gebrakan pertama yang dilakukannya yaitu memprakarsai menukar plat nomor mobil dinas wakil kepala daerah dari BA 5 menjadi BA 2.

Hal ini dimulai oleh Pemerintah Kota Payakumbuh pada tahun pertama Erwin Yunaz menjabat wakil wali kota tahun 2018 lalu, kemudian disusul oleh pemerintah kabupaten/kota lain yang ada di Sumbar, bahkan Pemprov Sumbar saat itu.

Erwin Yunaz kepada media di kediamannya di Labuah Basillang, Jumat (5/11) mengaku ini menjadi peralihan terbesar dan itupun kesannya terlihat sederhana, karena melihat kepatutan yang tidak terjadi sampai saat itu.

“Selama ini, plat mobil wakil kepala daerah di Sumatera Barat bernomor seri BA 5, dan ini sudah berlangsung sejak adanya pemilihan kepala daerah melalui Pilkada. Logika saja, Presiden adalah RI 1 dan Wakil Presiden adalah RI 2, tak mungkin RI 5. Selama ini tak ada yang berani mengeksekusi itu, inilah realitanya, bagaimana pemikiran sederhana ini, bagi orang biasa luput dari pikirannya, tapi ini menjadi ikon perubahan yang dimulai dari Kota Payakumbuh,” kata Erwin.

Perubahan besar terus dilakukan Erwin kepada pemerintahan di Kota Payakumbuh, meski memiliki kewenangan yang tak seberapa dari wali kota, tetapi harus diakui kalau ada sistem yang terbangun dari kakok tangan dan gagasan cemerlang yang dibawa oleh seorang Erwin Yunaz.

“Kita hanya menjalankan kepatutan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *