BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Dalam Rangka Hari AIDS Sedunia, Walikota Bukittinggi Gelar Jumpa Pers

BUKITTINGGI – Dalam rangka hari AIDS sedunia Walikota Bukittinggi gelar jumpa pers, kegiatan berlangsung di rumah dinas Walikota Bukittinggi. Ini merupakan momentum bagi Pemko Bukittinggi untuk menyikapi persolan HIV ditengah masyarakatnya, Rabu (1/12)

Walikota Bukittinggi Erman Safar didampingi pengurus KPA dan sejumlah SKPD yang terkait menjelaskan, ada 18 orang yang terjangkit HIV di Kota Bukittinggi 1 orang adalah warga Kota Bukittinggi angka tersebut didapat dari hasil PCT yaitu test untuk penderita penyakit HIV AIDS. Guna menekan angka prilaku yang terjadi di Kota Bukittinggi Pemko Bukittinggi berkerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS ( KPA).

“Agar KPA ini bisa berkerja secara optimal Pemko telah menganggarkan 300 Juta Rupiah dari Dana APBD sebagai dana hibah, dengan anggaran yang disediakan tersebut Pemko Bukittinggi berharap KPA bisa membuat trobosan program, untuk menekan lajunya pertambahan kasus yang terjadi di Kota Bukittinggi, sehingga tercapainya target Pemko Kota Bukittinggi di Tahun 2022 nol persen,” imbuhnya

Walikota Erman Safar menegaskan, bahwa persoalan HIV-AIDS ini bukan tugas Pemko semata harus ada peran aktif mayarakat kita seperti alim ulama, pemangku adat dan juga dunia pendidikan.

“Pemko juga akan menambah jam pelajaran disekolah setingkat SD dan SMP se- Kota Bukittinggi dengan pelajaran diantaranya ilmu fiqih dan sejarah Islam,” pungkasnya (Mel-jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *