BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pilgub Sumbar 2020 : Silaturahmi PKS – PPP Digelar untuk Wujudkan duet Mahyeldi dan Audy Joinaldy

Payakumbuhpos.com – Dua partai politik bernafaskan Islam PPP dan PKS Sumbar menggelar silaturahmi di Padang hari ini, Jumat 13 Maret 2020.

Bakal Calon Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersilaturrahmi dengan DPW PKS Sumbar. Pertemuan tersebut juga dihadiri DPW PPP Sumbar dan berlangsung di Taman Palem Resto, Padang.

Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi optimis DPP PKS akan menyetujui koalisi ini untuk mengusung Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar.

“Kita optimis dengan silaturrahmi ini kita dapat membangun koalisi untuk masyarakat Sumbar madani,” ungkap Hariadi kepada Payakumbuhpos.com saat Jumat hari ini di Padang.

Menurut Hariadi dalam silaturrahmi yang dibahas bagaimana membangun koalisi antara kedua partai. Meskipun belum ada kepastian apakah nanti koalisi PKS-PPP (Mahyeldi-Audy) akan disetujui oleh DPP PKS.

“Kita masih menunggu kepastian dari DPP PKS, kita berharap koalisi dua partai ini akan disetujui DPP PKS,” katanya.

Survei ; Mahyeldi Unggul

Simpulan yang disampaikan Direktur Arah Baru Centre (ABC) Sumatra Barat, Erizal, dalam konferensi pers hasil survei yang dilakukan lembaga tersebut dalam rentang tanggal 21 hingga 25 Februari lalu menyebutkan, menggelar survei Pilkada yang berlangsung di 18 kabupaten/kota (tidak termasuk Kep. Mentawai) dan melibatkan 6.462 responden.

Dalam survei itu, ABC menyatakan telah mengajukan 1 kuisoner khusus untuk pemilihan gubernur dengan 14 kandidat yang diuji popularitas dan elektabilitasnya di lapangan. 14 kandidat tersebut ditampilkan pada responden dalam bentuk susunan gambar wajah tanpa diberi nama masing-masing kandidat.

Erizal menerangkan, survei menunjukkan dari segi popularitas, kandidat bakal calon gubernur atas nama Mulyadi meraih persentase tertinggi dengan 61,3 persen, disusul Mahyeldi dengan raihan 56,3 persen dan Nasrul Abit dengan raihan 55,1 persen. Di bawah tiga nama teratas itu, tidak satu pun kandidat dengan tingkat popularitas di atas 35 persen.

Berturut-turut, Ali Mukhni meraih 34,1 persen; Andre Rosiade meraih 32,3 persen; Syamsu Rahim dengan 28,5 persen; Fakhrizal dengan 27,9 persen; Shadiq Pasadigoe 25,1 persen; Indra Catri 23,2 persen; Riza Falepi 18,8 persen; Edriana 14,4 persen; Genius Umar 12,1 persen; Reydonnizar Moenek 7,7 persen dan Audy Joynaldi dengan 6,1 persen.

Sementara itu dari segi elektabilitas, dalam artian jika Pilgub digelar saat survei dilakukan, maka kandidat atas nama Mahyeldi unggul dengan 20,8 persen; disusul Mulyadi dengan 20,0 persen; dan Nasrul Abit dengan 17,4 persen. Di bawah tiga teratas ada nama kandidat Ali Mukhni dengan 7,7 persen; Riza Falepi dengan 6,5 persen.

Kandidat dengan raihan elektabilitas di bawah lima persen di antaranya, Shadiq Pasadigoe dengan 4,9 persen; Fakhrizal 4,3 persen; Andre Rosiade 4,0 persen; Indra Catri 3,5 persen; Syamsu Rahim 1,4 persen; Genius Umar 1,1 persen; Edriana 0,6 persen; Audy Joynaldi 0,5 persen; Reydonnizar Moenek 0,2 persen; dan hanya 7,4 persen responden menjawab tidak tahu/tidak menjawab.

“Survei juga mengajukan pertanyaan terkait sifat kepemimpinan yang disukai responden. Hasilnya, memilih karena merakyat dinyatakan oleh 28,5 responden, menyusul di belakangnya memilih pemimpin yang jujur/bersih dari korupsi serta peduli dan agamais,” sebut Erizal lagi.

Tata Tanur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *