BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
WISATA  

“Diserang” Kiri – Kanan, Nama Fakhrizal Kian Berkibar

Payakumbuhpos.com – Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jendral Polisi Fakhrizal, sejak dua hari terakhir jadi buah bibir legislator di komisi III DPR RI.

Kuat diduga, banyak elit yang ciut Kapolda maju jadi Gubernur dari jalur independen. Sebelumnya, beberapa Parpol sudah melamar Fakhrizal maju di Pilgub. Besar publik berharap, Kapolda jadi perpanjangan pusat di daerah. Apalagi saat ini, Mendagri juga dipimpin mantan Kapolri.

Ihwal dugaan “penggoyangan” terhadap Kapolda ini, bermula dari cuitan politisi Gerindra Andre Rosiade lewat akun instagramnya @andre_rosiade beberapa waktu lalu.

Andre menulis, perihal baliho Kapolda yang menyebar di mana-mana. Bahkan, Presiden Joko Widodo, sosok yang semangat nawacitanya menjadi program unggulan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, tak luput dari tembusan cuitan Andre itu.

Pernyataan Andre, dibantah telak oleh publik. Termasuk Humas Polda Sumbar. Belum hilang “goyangan” Andre, beberapa hari lalu, Kapolda yang ikut rombongan Kapolri Jendral Pol Idham Aziz dalam rakor dengan Komisi III, juga “disenggol” oleh beberapa wakil rakyat.

Mulai dari perihal dugaan tudingan Kapolda sudah deklarasi menjadi calon Gubernur, sampai perihal penanganan kasus air minum SMS.

“Untuk penanganan kasus air minum yang tempo hari dibongkar Kapolda Sumbar, kami mendukung total,” kata Tan Rajo, tokoh muda Agam didampingi tokoh muda Luak Limopuluah Muhammad Bayu Vesky.

Menurut Tan Rajo dan Muhammad Bayu, sosok Kapolda Sumbar yang diminta banyak pihak untuk maju di Pilgub mendatang, kuat kemungkinan, menyiutkan nyali lawan politiknya.

“Pak Kapolda yang ramah, humanis, serta dekat dengan amak-amak, kaum ibu, niniak mamak, serta milineal, ini akan menjadi kabar pertakut bagi lawan politiknya,” kata Bayu Vesky.

Padahal, Kapolda Fakhrizal belum pernah deklarasi maju di Pilgub sama sekali. Kalau ada yang meminta beliau maju, lalu berpasangan dengan pak Genius Umar, Wako Pariaman, itu justru baru dua hari terakhir.

“Ibarat bola, semakin dihantam ke bawah, semakin melambung nama pak Fakhrizal,” kata beberapa pemuka masyarakat di Dharmasraya dan Solok, di sejumlah grup WAG.

Fakhrizal, adalah Kapolda Sumbar asli Kamang, Agam. Selama menjadi orang nomor satu di Kepolisian Sumbar, tidak sedikit agenda Pemerintah Pusat dia sukseskan.

Termasuk, suksesi Pilpres yang aman dan damai. Malah, niniak mamak, pemuda, serta bundo kanduang asal Situjuah Tungka, Limapuluh Kota, tempo hari menganugerahi penghargaan untuk Kapolri dan Kapolda Fakhrizal.

Selain itu, Kapolda juga berada paling di depan, dalam mengamankan jalannya masa-masa kampanye Pilpres hingga saat kedatangan Kyai Maaruf Amin yang sempat shalat berjamaah di Masjid Mapolda, sampai kedatangan kampanye Prabowo Subianto.

Belum cukup di sana, Kapolda Fakhrizal juga dikenal, berhasil menghadirkan negara ke tengah masyarakat. Sosok Fakhrizal juga dinilai, dermawan, humanis dan tidak pernah mintak proyek selama menjadi Kapolda.

“Tidak pernah, kalau pak Fakhrizal, tidak ada memberatkan Pemda. Itu bisa dichek, toh beliau, justru membantu masyarakat yang membutuhkan, membantu komunitas-komunitas yang ada di Sumbar. Ivent-ivent beliau hadir, beliau kawal sampai-sampai,” kata sejumlah Kepala Daerah dan tokoh masyarakat, membenarkan.

Tidak cukup di sana, di era kepemimpinan Fakhrizal, sederet gembong narkoba ditangkap. Narkoba, selama ini meracuni anak keponakan di Ranah Minang.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *