Fitrayanto Bangga, Tenis Meja Payakumbuh Sabet Empat Medali di Porprov XVI.
PAYAKUMBUH — Cabang olahraga tenis meja Kota Payakumbuh melalui Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Kontingen tenis meja Payakumbuh berhasil membawa pulang empat medali, masing-masing satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
Medali emas menjadi raihan tertinggi bagi Payakumbuh setelah Desi tampil sebagai juara pada nomor tunggal putri. Performa tersebut sekaligus menambah catatan prestasi Desi setelah sebelumnya turut menyumbangkan medali pada nomor ganda putri, beregu putri, dan ganda campuran.
Pada nomor ganda putri, pasangan Desi dan Febi berhasil meraih medali perak. Sementara itu, dua medali perunggu masing-masing diperoleh dari nomor beregu putri melalui perjuangan Desi, Febi, Habibah, dan Zahra, serta nomor ganda campuran yang menempatkan pasangan Desi dan David di posisi ketiga.
Secara keseluruhan, perolehan medali PTMSI Kota Payakumbuh pada Porprov XVI Sumbar 2026 yakni:
1. Emas – Tunggal Putri: Desi
2. Perak – Ganda Putri: Desi/Febi
3. Perunggu – Beregu Putri: Desi/Febi/Habibah/Zahra
4. Perunggu – Ganda Campuran: Desi/David
Ketua PTMSI Kota Payakumbuh, Fitrayanto, SE, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan kerja keras seluruh atlet, pelatih dan ofisial. Raihan satu emas, satu perak dan dua perunggu ini merupakan hasil dari proses latihan, disiplin dan semangat juang yang telah dibangun selama persiapan. Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan tenis meja di Kota Payakumbuh,” ujar Fitrayanto.
Senada dengan itu, Ketua Harian PTMSI Kota Payakumbuh, Tavril Samry, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet tenis meja Payakumbuh.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian yang diraih atlet-atlet tenis meja Kota Payakumbuh. Empat medali yang berhasil dibawa pulang menunjukkan bahwa proses pembinaan yang kita jalankan mulai memberikan hasil. Namun, ini bukan akhir, melainkan menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet ke depan,” kata Tavril Samry.
Menurut Tavril, perjuangan para atlet di arena pertandingan patut diapresiasi karena mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengemban nama Kota Payakumbuh.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Payakumbuh untuk semakin mencintai dan menekuni olahraga tenis meja. Kepada para atlet yang sudah berjuang, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Kepada pelatih dan seluruh tim pendukung, terima kasih atas kerja keras dan kebersamaannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PTMSI Kota Payakumbuh akan terus berupaya memperkuat pembinaan secara berkelanjutan, sehingga prestasi yang diraih pada Porprov XVI Sumbar 2026 dapat menjadi pijakan untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.
Raihan satu emas, satu perak dan dua perunggu tersebut menjadi catatan positif bagi tenis meja Kota Payakumbuh di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Selain menjadi kebanggaan bagi kontingen, prestasi ini diharapkan semakin memperkuat semangat pembinaan dan regenerasi atlet tenis meja di Kota Payakumbuh.
(FajriHR).













