BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke 81 di Bukittinggi Kota Perjuangan

Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke 81 di Bukittinggi Kota Perjuangan

 

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,–Pemerintah Kota Bukittinggi gelar upacara pengibaran Bendera Pusaka Merah Putih dalam rangka peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun di Lapangan Wirabraja, Senin, 17 Agustus 2026. Kota Bukittinggi, menjadi satu dari tiga daerah di Indonesia, yang melaksanakan upacara peringatan detik detik proklamasi, karena pernah menjadi ibukota negara pada masa Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang menjadi salah satu simbol sejarah Kota Perjuangan.

Sebelumnya, Bendera Pusaka Merah Putih tersebut diserahkan oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Jam Gadang. Bendera ini merupakan salah satu dari tiga Bendera Pusaka yang ada di Indonesia, yakni di Bukittinggi, Jakarta dan Yogyakarta.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, membacakan teks Pembukaan Undang Undang Dasar 1945.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk menghargai para pendiri bangsa, khususnya Proklamator Bung Hatta dan Bung Karno-Hatta. Menurutnya, Bukittinggi sebagai tempat kelahiran Bung Hatta memiliki nilai sejarah dan budaya yang harus terus dihayati oleh masyarakat.

“Dan kita menghargai semua para pendiri, terutama Proklamator Bung Hatta dan Soekarno-Hatta. Dan tentu ini tempat kelahiran beliau. Inilah secara khidmat kita laksanakan pengibaran bendera Merah Putih. Di Jam Gadang tadi ada sejarah dan budaya. Sejarah dan budaya itu bukan kita baca saja, tapi bagaimana kita rasakan,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan, pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini memiliki sejumlah perbedaan. Salah satunya, prosesi penyerahan bendera yang sebelumnya dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota, tahun ini dipindahkan ke kawasan Jam Gadang sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan para pendahulu.

(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *