Aksi Solidaritas Damai di Bukittinggi Sampaikan 9 Tuntutan
Aksi Solidaritas Damai di Bukittinggi Sampaikan 9 Tuntutan
Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Aksi Solidaritas menuntut keadilan atas penindasan Alm. Affan Kurniawan di Kota Bukittinggi berlangsung damai, Sabtu, (30/08).
9 tuntutan telah disampaikan, langsung di depan Wali Kota, Kapolresta Bukittinggi dan Dandim 0304 Agam.
M. Fatih Ahtady, dari UIN Bukittinggi, selaku koordinator aksi, menyampaikan ada 9 tuntutan yang disepakati oleh gabungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Bukittinggi, termasuk driver ojek online sendiri.
9 tuntutan itu, pertama, mengecam seluruh aparat kepolisian yang bertindak brutal dan bertentangan dengan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom dari masyarakat dengan dasar UU no 2 tahun 2022.
Kedua, mengecam seluruh aparat kepolisian atas tindakan yang dilakukan terhadap pers dan masyarakat yang menyebarluaskan informasi dugaan penyiksaan dan menghentikan segala tindakan yang bertendensi menghalang-halangi hak atas kebebasan berpendapat dan ham atas informasi.
“Ketiga, mendesak untuk dilakukannya evaluasi standar operasional pengamanan masa aksi, agar aparat tidak menjadi ancaman bagi rakyat atau masa aksi,” ungkapnya.
Keempat, lanjut Fatih, mendesak seluruh kepala kepolisian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, atas tindakan yang tidak profesional dalam penegakan hukum dan mewujudkan keadilan serta kepastian hukum bagi korban.
Kelima, mendesak agar kepolisian dan Komnas HAM, mengusut tuntas kasus AK dan memastikan seluruh pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku dan dijatuhi hukuman yang setimpal tanpa adanya perlindungan.
Enam, menuntut adanya pertanggungjawaban dan memberhentikan secara tidak hormat para pelaku atas kasus AK, serta korban lainnya.
Tujuh. Jadikan polisi sebagai pengaman masyarakat, bukan penindas masyarakat.
Delapan. Cegah tilang ilegal dan evaluasi total. Sembilan, transparansi pelayanan publik dari Polresta.
Sembilan tuntutan massa aksi itu, diterima dan ditandatangani langsung oleh Kapolresta Bukittinggi, disaksikan Wali Kota dan juga Dandim 0304 Agam.
Fatih juga menyebutkan, akan ada aksi lanjutan, pada Senin (01/09) mendatang. Aksi solidaritas jilid dua nantinya, akan disampaikan ke DPRD Bukittinggi.
(Mel)











