BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pemko Bukittinggi Siap Jalankan Arahan Mendagri untuk TPID dan Pengembangan Industri GIM

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bukittinggi, diminta untuk terus memonitor kondisi inflasi di Kota Bukittinggi. Terutama, pada persoalan yang dapat mempengaruhi tingkat inflasi itu sendiri. Rakor yang diikuti TPID ini digelar secara virtual di Bukittinggi Command Center (BCC), Senin, (7/10).

Hal itu, disampaikan Pjs Wali Kota Bukittinggi, H. Hani Syopiar Rustam ikuti rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

Dalam rakor itu, Mendagri, Tito Karnavian, meminta seluruh daerah, termasuk Bukittinggi sendiri, untuk melaksanakan berbagai upaya agar dapat mengendalikan inflasi tahun 2024.

Data BPS menunjukkan, bahwa inflasi di bulan September 2023 terhadap September 2024 secara year on year diangka 1,844.

Sementara dalam paparan tersebut dijelaskan, bahwa komoditas penyumbang inflasi pada minggu pertama bulan Oktober 2024 diantarnya bawang merah, minyak goreng, dan telur ayam ras.

Mendagri juga mendorong percepatan pengembangan industri gim nasional di tingkat daerah.

Menurutnya, gim telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak hingga orang dewasa di Indonesia dan menjadi harta karun ekonomi kreatif. Potensi ini harus digarap dengan maksimal.

Melalui ekonomi kreatif ini, di samping dapat mendapatkan tambahan atau lapangan pekerjaan, keuangan dan lainnya, bagi daerah sendiri, juga bisa mendapatkan PAD, Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menanggapi hal tersebut, Pjs Wali Kota Hani S Rustam, akan segera merapatkan barisan TPID.

“Kita akan bahas langkah langkah kongkret untuk kendalikan inflasi. Karena upaya yg dilakukan daerah, juga akan mempengaruhi tingkat inflasi secara nasional,” katanya.

“Termasuk dengan menambah pemahaman terkait gim yang dimaksudkan oleh Mendagri tadi. Kita coba bahas ini bersama, bagaimana regulasinya agar dapat menambah kontribusi dalam APBD,” tegasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *