BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Turunkan Inflasi Daerah, Lurah Koto Tangah Ajak Warga Menanam Cabe

Payakumbuh— Dalam rangka menurunkan Inflasi Daerah terutama pada komoditi cabe merah, Lurah Koto Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat Khalid Zamri mengajak warganya memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan kosong untuk melakukan penanaman cabe.

Ajakan bercocok tanam ini bukan tanpa alasan. Selain bisa membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, juga dapat menghemat pengeluaran belanja sehari-hari mengingat cabe merupakan komoditi yang kerap mengalami kenaikan harga.

“Karena itu kami mengimbau pada masyarakat agar bertanam di pekarangan rumah, minimal untuk belanja hariannya bisa lepas,” ujarnya saat dihubungi media, Senin(3/10/2022)

Ditambahkan Khalid, Cabe merupakan komoditas pangan penyumbang inflasi tertinggi. Menurut dia program ini juga sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta kepala daerah meredam angka inflasi.

“Kota Payakumbuh termasuk tinggi inflasinya, karena itu gerakan menanam cabe di seluruh rumah warga diharapkan mampu meredam angka inflasi,” Ujarnya

Di Kelurahan Koto Tangah saat ini ada dua kelompok tani yang aktif yaitu Kelompok wanita tani Sumber Rezeki dan Kelompok Melati yang berfokus pada penanaman cabe dan bawang.

Khalid juga memaparkan saat ini salah seorang warga Kelurahan Koto Tangah telah melakukan penanaman cabe sebanyak 1800 batang di lahan kosong dekat rumahnya dan ini patut untuk diapresiasi.

” Alhamdulillah salah seorang warga kami Edi (56) telah melakukan penanaman bibit cabe sebanyak 1800 batang dan ini patut untuk kami apresiasi. Semoga kedepannya lebih banyak lagi masyarakat yang melakukan hal serupa,” Harapnya.

Dikesempatan yang sama, Edi Warga Kelurahan Koto Tangah mengatakan sesuai dengan himbauan kelurahan kepada warga untuk menekan adanya inflasi, ia baru pertama kali menanam cabe dan untuk cara dan teknik penanamannya dipelajari secara otodidak melalui Youtube.

“Sesuai dengan imbauan pak lurah, kami berinisiatif untuk menanam cabe di lahan milik kami, meskipun ini merupakan pertama kalinya kami menanam cabe, namun kami sangat antusias karena ternyata menanam cabe itu tidak sesulit yang dibayangkan, zaman serba canggih semuanya bisa dipelajari melalui media Youtube,” Ujarnya

“Semoga panen perdana cabe kami ini nantinya sesuai dengan yang diharapkan, dan insyaallah akan dilakukan secara berkelanjutan,” Pungkas Edi.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *