BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Hendra Yanni Mantan Ketua KPU Dilewakan Menjadi HY.Dt.Rajo Imbang

Payakumbuh— Sebanyak 25 calon datuak telah menggelar prosesi acara adat. Dari sekian nama muncul nama Hendra Yanni yang bakal di lewakan menjadi seorang pemimpin dari Kaum Pagacancang. Dimana sebelumnya gelar datuk ini, telah talipek selama 6 tahun lamanya.

Melalui proses acara adat, Ba Adok adok Godang ” yang berlangsung bersama Niniak Mamak Koto Ampek, di Kelurahan Parik Rantang , Senin 7 November 2022. Hendra Yanni yang akan didaulat menyandang gelar HY.Dt.Rajo Imbang, bakal memalui proses Maningkekan Tanggo di Balai Adat, Balai Nan Duo Kota Payakumbuh, pada lusa depan (9/11).

Menurut HY.Dt.Raho Umbang atau yang akrab disapa Da Ad KPU ini, bahwa sudah selayaknya menghidupkan kembali gelar soko pada kaum Pagacincang ini.

” Gelar soko yang telah selama 6 tahun talipek ,di hidupkan kembali. tentu semua itu telah melalui proses panjang. Dimana pada awalnya harus berembuk dulu sama keluarga saparuik (Ibu). Mengingat gelar Datuk di minang , diwariskan oleh kaum Niniak mamak. Sebab kita memakai azas Matrillenear ( Garis keturunan ibu),” ujar HY. Dt.Rajo Imbang.

HY..Dt.Rajo Imbang sengaja saya sematkan, mengingat gelar tersebutlah yang cocok pada timpak kaum paga cancang di Parik Rantang.

“Alhamdulillah, saya telah diamanahkan oleh pihak sekaum untuk menyandang gelar I.Dt. Rajo Imbang. Tentu kedepan nya sebagai niniak mamak yang dipercaya oleh kaum harus mampu mengerjakan segala sesuatu ,demi kepentingan kaum . Ibarat Anak dipangku ,Kamanakan dibimbiang ,Urang Kampuang di patenggangkan,” imbuh HY.Dt.Rajo Imbang.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *