BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Hendra Yanni Mantan Ketua KPU Dilewakan Menjadi HY.Dt.Rajo Imbang

Payakumbuh— Sebanyak 25 calon datuak telah menggelar prosesi acara adat. Dari sekian nama muncul nama Hendra Yanni yang bakal di lewakan menjadi seorang pemimpin dari Kaum Pagacancang. Dimana sebelumnya gelar datuk ini, telah talipek selama 6 tahun lamanya.

Melalui proses acara adat, Ba Adok adok Godang ” yang berlangsung bersama Niniak Mamak Koto Ampek, di Kelurahan Parik Rantang , Senin 7 November 2022. Hendra Yanni yang akan didaulat menyandang gelar HY.Dt.Rajo Imbang, bakal memalui proses Maningkekan Tanggo di Balai Adat, Balai Nan Duo Kota Payakumbuh, pada lusa depan (9/11).

Menurut HY.Dt.Raho Umbang atau yang akrab disapa Da Ad KPU ini, bahwa sudah selayaknya menghidupkan kembali gelar soko pada kaum Pagacincang ini.

” Gelar soko yang telah selama 6 tahun talipek ,di hidupkan kembali. tentu semua itu telah melalui proses panjang. Dimana pada awalnya harus berembuk dulu sama keluarga saparuik (Ibu). Mengingat gelar Datuk di minang , diwariskan oleh kaum Niniak mamak. Sebab kita memakai azas Matrillenear ( Garis keturunan ibu),” ujar HY. Dt.Rajo Imbang.

HY..Dt.Rajo Imbang sengaja saya sematkan, mengingat gelar tersebutlah yang cocok pada timpak kaum paga cancang di Parik Rantang.

“Alhamdulillah, saya telah diamanahkan oleh pihak sekaum untuk menyandang gelar I.Dt. Rajo Imbang. Tentu kedepan nya sebagai niniak mamak yang dipercaya oleh kaum harus mampu mengerjakan segala sesuatu ,demi kepentingan kaum . Ibarat Anak dipangku ,Kamanakan dibimbiang ,Urang Kampuang di patenggangkan,” imbuh HY.Dt.Rajo Imbang.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *