BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Menhan : Bukan Perang Konvensional tapi Senjata Biologis yang Mengancam Kita

Jakarta , – Letjen TNI (Purn.) Prabowo Subianto Djojohadikusumo, kembali menegaskan ancaman serangan senjata biologis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pandemi COVID-19 yang belum juga usai, dianggap Prabowo sebagai alarm seluruh rakyat Indonesia.

Pernyataan itu dilontarkan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), saat meresmikan fasilitas baru di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kamis 3 Januari 2022.

Prabowo menyatakan bahwa di masa depan, yang menjadi ancaman utama bagi Indonesia bukan lagi bahaya pecahnya perang konvensional. Melainkan, serangan senjata biologis yang jauh lebih berbahaya karena lawan yang dihadapi tidak terlihat secara fisik.

“Dalam peperangan yang akan datang, ancaman yang besar bagi negara kita akan semakin berbentuk lain, di antaranya adalah ancaman biologi,” ujar Prabowo.

“Karena itu, datangnya pandemi saat ini adalah alarm bagi kita agar kita lebih fokus, lebih memperhatikan masalah medis,” katanya

Seperti yang diketahui, hingga hari ini pandemi Corona Virus Disease-19 (COVID-19), masih membelenggu dunia. Bahkan, sudah hampir dua tahun virus dari Wuhan, China, menebar teror bagi 200 juta lebih rakyat Indonesia.

Oleh sebab itu, Prabowo menyatakan pentingnya peningkatan fasilitas kesehatan. Khususnya, bagi para prajurit TNI di tiga matra, sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara.

“Jawatan kesehatan, dinas kesehatan merupakan dukungan yang sangat vital bagi keberhasilan sebuah angkatan perang,” ucap Prabowo melanjutkan”Adanya dinas kesehatan, adanya pelayanan kesehatan yang andal itu adalah moril bagi prajurit di semua garis. Baik darat, laut, dan udara,” katanya. (*)

 

Source : Viva

Post Credit : Cnnindonesia

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *