BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

50 Hektar Lahan Tidur Disulap Bupati Safaruddin

Limapuluh Kota —Bupati Safaruddin bersama masyarakat Durian Tinggi menyulap lahan tidur di Ronah menjadi lahan produktif seluas 50 hektar.

Dilahan tersebut, Bupati bersama masyarakat menanaminya dengan jagung. Dan secara bertahap akan dikembangkan menjadi 1.000 hektar.

Diharapkan dengan produksi jagung ini bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak ayam petelur. Dimana sampai saat ini belum tercukupi oleh produksi jagung di Lima Puluh Kota.

“Ini merupakan program prioritas kita di Lima Puluh Kota. Dimana nantinya secara keseluruhan akan ada total 20ribu hektar lahan tidur yang akan dimanfaat oleh masyarakat,” kata Bupati Safaruddin saat menanam jagung di Ronah, Nagari Durian Tinggi, Kapur IX, Selasa (07/06).

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Nagari Durian Tinggi. Didukung semangat masyarakatnya dan kelompok taninya, telah lebih dahulu memanfaatkan potensi lahan tidur.

“Inshaa Allah, potensi pemanfaatan 1.000 hektar lahan tidur akan tercapai untuk dimanfaatkan sebagai budidaya jagung,” ucapnya.

Dikesempatan itu, bupati juga menekankan misi daerah yang mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadikan wilayah nagari sebagai basisnya.

“Salah satu misi daerah adalah menjadikan nagari sebagai poros pembangunan, apa yang dilakukan Durian Tinggi, akan kita sinergikan dengan perangkat daerah teknis,” jelas Bupati Safaruddin.

Terlebih pilihan budidaya jagung selain sejalan dengan misi daerah juga menyiratkan bahwa Durian Tinggi telah mengembangkan sektor pangan selain selama ini bergantung kepada budidaya gambir.

Sementara itu, Wali Nagari Durian Tinggi Ardi Ekis mewakili masyarakat dan kelompok-kelompok tani di Durian Tinggi menyampaikan penghargaan atas kunjungan kerja Bupati Safaruddin langsung ke lahan jagung.

Dia juga mengungkapkan keinginan kuat masyarakat Durian Tinggi untuk mengembangkan potensi lahan tidur yang selama ini tidak produktif.

“Semenjak tiga tahun lalu dengan dukungan dinas teknis, telah mengembangkan aneka usaha tani pangan, termasuk jagung,” jelas Ardi. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *