BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Kekurangan Tenaga Guru, Dinas Pendidikan Payakumbuh Melaksanakan Vidcon Bersama Kementerian PAN RB

Payakumbuh – Tenaga pendidik untuk guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota hingga bulan Mei 2022 tercatat masih kekurangan sebanyak 265 orang.

Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh Dasril saat melaksanakan Vidcon bersama Kementerian PAN RB, Kemendikbudristek, Kemendagri dan Kemenkeu di Ruang Asisten III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (09/06).

“Untuk Payakumbuh, sampai saat ini kita masih kekurang guru kelas SD, guru Agama SD dan guru mata pelajar SMP,” kata Kadisdik Dr. Dasril kepada media.

Lebih lanjut dijelaskan Dasril, berdasarkan Permenpan RB 20 tahun 2022, Menpan RB telah memberi ruang kepada Kabupaten/Kota untuk mendata peserta seksi PPPK tahun 2021 yang lulus passing grade tapi belum ditempatkan di unit kerja.

“Di Payakumbuh ada 130 orang, yang terdiri dari P1 (lulus murni) P3 (lulus afirmasi pengakuan masa kerja). Berdasarkan permenpan tersebut yang 130 ini akan segera ditempat. Jadi kita masih kekurangan 135 orang lagi,” ungkapnya.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, Kadisdik menyebut akan mengajukan penambahan untuk mengantisipasi kekurangan guru di Kota Payakumbuh.

“Sampai saat ini kita masih menunggu kebijakan resmi dari Kemenpan RB,” ucapnya.

“Untuk syaratnya para pelamar nanti harus memilik Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan berstatus guru,” tukuknya..

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Danil Defo Kabid PTK Dinas Pendidikan, Reni Eka Putri Kabid Pengadaan dan Mutasi BKPSDM, Aidil Fitri Kabid Anggaran BKD serta jajaran dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *