BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Bupati 50 Kota Kecewa Berat Terkait ASN Bermain Dengan Disiplin Jam Kerja

 

Limapuluh Kota– Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro kecewa berat menemui fakta masih ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Limapuluh Kota yang bermain-main dengan disiplin jam kerja pada perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Pasca pelaksanaan Cuti Bersama Idul Fitri 1443 H. Lemahnya disiplin ASN, ditemukan Bupati Safaruddin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Limapuluh Kota di Tanjung Pati, Harau, Selasa (10/05/2022).

Untuk itu, Bupati Safaruddin menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah dalam waktu dekat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ASN khususnya disiplin pelaksanaan jam kerja di jajaran perangkat daerah Pemkab Limapuluh Kota.

“Saya kecewa melihat kondisi ini, masih jam kerja, dari 28 ASN, masih jam kerja pukul 15.00 Wib, yang masih di kantor hanya satu orang, saya minta jangan main-main dengan disiplin kerja,” ujar Bupati Safaruddin, yang tak dapat menyimpan raut wajah kecewa saat sidak di kantor DPPKBP3A.

Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengatakan pasca Cuti Bersama 1443 H, semestinya ASN sudah melaksanakan kerja sesuai ketentuan, terlebih tugas-tugas selaku pelayanan masyarakat. Bahkan, tak mesti harus berpatokan kepada cuti bersama, sikap mematuhi disiplin termasuk jam kerja, hendaknya menjadi standar kinerja yang mesti dicamkan oleh segenap ASN Pemkab Limapuluh Kota.

Terlebih ASN kata Bupati seharusnya menjadi contoh penerapan disiplin di masyarakat, jika hal ini dibiarkan di sisi lain justru akan mempersulit masyarakat yang hendak memperoleh pelayanan. Untuk itu, kepada Sekretaris Daerah selaku pimpinan tertinggi ASN oleh Bupati diinstruksikan Bupati Safaruddin untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan disiplin ASN di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota.
“Saya instruksikan Sekda untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan disiplin jam kerja di perangkat daerah, bahkan hendaknya ke depan Sekda secara berkala memonitor langsung disiplin ASN di masing-masing perangkat daerah,”tegas Bupati Safaruddin.

Dalam lanjutan sidak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Limapuluh Kota sekitar pukul 16.00 Wib, kekecewaan Bupati Safaruddin agak bisa terobati, karena pelayanan ASN Disdukcapil kepada masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan masih berjalan normal. Tingkat kehadiran ASN masih terbilang tinggi. Dalam arahannya di depan ASN dan honorer Disdukcapil yang berjumlah total 63 orang, Bupati Safaruddin menegaskan kembali arti penting disiplin ASN dalam rangka menunjang kinerja institusi terlebih perangkat daerah yang berperan secara langsung melayani masyakat.

“Patuhi saja seluruh disiplin ASN yang sudah jelas ada ketentuannya, ciptakan suasana yang kondusif di kantor, sehingga kita bisa maksimal melayani masyarakat,” terang Safaruddin. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *