BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Wawako Erwin Yunaz Usulkan Hilirisasi Hasil Ternak Dalam Silaturahmi Bersama Wakil Gubernur Dan Peternak Se Sumbar

Payakumbuh — Wakil Wali Kota Erwin Yunaz hadir dalam acara silaruahmi masyarakat peternak bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy di Gedung Balai Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jumat (12/3) malam.

Turut hadir perwakilan Dekan Fakultas Peternakan Unand, Direktur Politani, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Tamsis, perwakilan dinas yang membidangi peternakan se Sumbar, masyarakat peternak seperti koperasi peternak, asosiasi peternak, dan pengusaha makanan olahan yang berhubungan dengan hasil peternakan se Sumbar.

Kepala Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar Erinaldi dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini digelar untuk menyamakan pikiran dalam memajukan peternakan, dengan gerak langkah yang disinergikan dengan optimal.

“Ada diskusi, bagaimana semangat motivasi dari Wagub Sumbar kepada peternak, dan informasi lain timbal balik bersama peserta,” ungkapnya.

Sementara itu, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan dengan memperkuat ide, ada semangat baru kedepan. Dalam pertemuan kali ini semua orang akan membicarakan ilmu bersama pakarnya, wakil gubernur yang sarjana peternakan, lulusan IPB .

“Jam terbang Wagub Audy membawa angin segar bagi peternak. Bagaimana langkah-langkah dari wagub tentang pergerakan dan percepatan di industri peternakan. Sementara itu kendala di pasar dan di lapangan sangat besar, bagaimana solusi cepat yang bisa diambil,” kata Erwin Yunaz.

Menurut Erwin, selama ini segala sesuatunya terpola dengan aturan, dengan adanya Wagub Audy yang berwawasan tentang peternakan, diharapkan dapat membawa pemerintahan berterobosan besar membawa hasil peternakan di Sumbar ke kancah ekspor.

“Kami punya usulan kepada wagub, bagaimana di Kota Payakumbuh mulai memikirkan hilirisasi hasil ternak. Payakumbuh penghasil telur dan ayam terbesar, hampir separuh dari populasinya Sumbar,” kata Erwin Yunaz.

“Kami juga ingin kedepan bagaimana susu dan produk dari unggas dikelola pemda dalam bentuk UPTD. Masyarakat memproduksi dan pemerintah membantu mengemas dan memfasilitasi penjualannya,” tukuk Wawako yang merupakan Magister Management itu.

Dari sisi Wagub Sumbar Audy, menurutnya pengusaha harus dimuliakan, bukan pejabat. Karena merekalah yang menggerakkan ekonomi, sementara itu para regulator hanya memiliki 20 persen pengaruhnya terhadap itu.

“Pengusaha itu cuma ingin agar kita tahu apa keluhannya, mereka tidak meminta duit kepada pemerintah, malah mereka mau mengasih, mereka hanya meminta pemerintah memfasilitasi mereka,” kata Audy.

Sebagai satu satunya wakil gubernur dari sarjana peternakan saat ini di Indonesia, Audy yang berlatar belakang pengusaha bukan politisi itu juga memaparkan apa yang Sumbar perlukan untuk dunia peternakan.

Audy mengusulkan adanya program unggulan di peternakan, yaitu “Sumbar mandiri beberapa komoditas ternak”. Penafsirannya luas, programnya banyak. Bisa sapi, sapi perah, bebek, ayam kampung, dan lain sebagainya.

“Kalau ayam petelur dan broiler kita dinilai sudah mandiri secara umum di Sumbar. Potensi sapi perah kita bisa menjadi sentral di Pulau Sumatera, karena kota/kabupaten punya beberapa daerah dingin. Kita belum memenuhi kebutuhan sendiri untuk kambing. Tapi Sumbar punya peluang breeding sawit dan sapi, punya banyak peternakan hewan khas juga,” kata Audy. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *