BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Wali Kota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan Terkait Ranperda APBD 2022 Dalam Rapat Paripurna

Payakumbuh — Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura di memimpin Rapat Paripurna Penyampaian Pegantar Nota Keuangan Wali Kota Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2022 di gedung dewan setempat, Senin (4/10).

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Armen Faindal serta Anggota DPRD lainnya, sementara itu Wali Kota Payakumbuh diwakili Sekda Rida Ananda hadir bersama kepala OPD se Kota Payakumbuh.

Wulan Denura menyampaikan Rapat Paripurna ini adalah salahsatu dari rangkaian agenda dalam pembentukan Perda APBD tahun 2022.

“Nanti akan dapat dilanjutkan pembahasannya pada tahap Rapat Paripurna selanjutnya,” kata Wulan.

Sekda Rida Ananda membacakan Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh, dimana tahun 2022 merupakan tahun krusial dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh dan menjadi momentum mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dalam memncapai tujuan pembangunan daerah.

Ada beberapa isu strategi dalam proses penyusunnan Ranperda aPBD 2022, yakni RPJMD Tahun 2017-2022 mencapai tahun terakhir pelaksanaannya sehingga perlu dilakukan penajaman prioritas, akhir masa bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Periode2017-2022, dan adanya tekanan fiscal terhadap penerimaan Negara dalam APBD tahun Anggaran 2022 yang berpengaruh terhadap alokasi pendapatan transfer pusat yang diterima pemerintah daerah.

“Adanya isu strategis di atas, maka penyusunan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 harus dititik-beratkan kepada penetapan prioritas di setiap urusan dan kewenangan Pemerintahan daerah secara proporsional, karena pada sisi lain, penerimaan daerah (pendapatan dan penerimaan pembiayaan) mengalami penurunan sebesar 14,5 % disbanding tahun sebelumnya dan berdampak pada penurunan alokasi pengeluaran daerah (belanja dan pengeluaran pembiayaan),” terang Rida.

Secara umum, dijelaskannya struktur RAPBD Kota Payakumbuh tahun Anggaran 2022, alokasi untuk Pendapatan daerah sebesar Rp. 576.788.468.412, Belanja Daerah sebesar Rp. 624.995.598.208, sehingga terjadi defisit sebesar Rp. 48.207.129.796.

“Melalui kerja keras, upaya yang sungguh-sungguh dan komitmen yang kuat dari seluruh unsure pemerintahan serta didukung seluruh komponen masyarakat, Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2022 diharpkan akan semakin efektif dan berperda dalam pencapaian upaya untuk memakmurkan masyarakat Kota Payakumbuh,” harap Rida.

Selesai Rapat Paripurna, Banggar DPRD Kota Payakumbuh bersama TAPD Pemko Payakumbuh melanjutkan kegiatan membahas Evaluasi Gubernur Provinsi Sumatera Barat terhadap Ranperda APBD-P Tahun 2021. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *