BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Wako Riza : Gedung Eks Kantor Wali Kota Jadi Tempat Isolasi Mandiri OTG

Payakumbuh — Wali Kota Riza Falepi bakal menyediakan tempat isolasi mandiri terpusat yang representatif bagi pasien positif Covid-19 orang tanpa gejala (OTG), dengan memanfaatkan gedung eks kantor wali kota di Bukik Sibaluik, Ngalau.

“Kalau tidak standar hotel bintang 3 ya standar wisma lah. Kita ingin bagaimana masyarakat nyaman selama menempati tempat isolasi yang kita sediakan ini,” kata Riza saat memimpin rapat bersama Asisten I Dafrul Pasi, Asisten II Elzadaswarman, kepala OPD, dan camat di Ruang Pertemuan Randang, Lantai II Balaikota, Senin (23/8).

Menurut Riza, kondisi gedung 3 lantai tersebut sudah dicek ke lapangan, ada beberapa rehab yang bakal dilakukan seperti memberi sekat dan penyediaan kamar mandi bagi OTG yang isolasi mandiri di sana, bakal ada sekitar 60 orang yang bisa ditampung, bahkan bila dimaksimalkan, bisa menampung hingga 100 orang.

“Untuk mewujudkan ini, harus dikerjakan bersama-sama oleh OPD terkait, saya minta mulai dari BPBD, Dinas kesehatan, PU, PDAM, POL PP, Disparpora, dan dinas lain yang terkait harus menyegerakannya, kalau bisa lebih cepat lebih baik,” ungkap Riza.

Hal ini dilakukan Riza agar dapat melakukan kontrol kepada pasien positif orang tanpa gejala (OTG). Karena kebanyakan ditemukan mereka yang isolasi mandiri di rumah, namun masih ada yang bandel, tidak mau berdiam diri jelang hasil Swabnya negatif.

“Kalau mereka diisoman di tempat yang kita sediakan ini, mereka tidak takut lagi, malah kita buat nyaman, sehingga imun tubuhnya meningkat dan cepat kembali pulih. Tempatnya lapang dan bisa berolahraga disana,” kata Riza.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal menyampaikan pihaknya akan menambah petugas untuk ditempatkan di sana.

“Mulai dari makanan, vitamin, dan obat-obatannya bagi pasien OTG kita sediakan, agar nyaman menjalani isolasi. Ambulance juga standby dan terkonek ke rumah sakit bila sewaktu-waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *