BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Wako Payakumbuh Keluarkan SE Baru, Protokol Rumah Ibadah Diperketat, Termasuk Objek Wisata, Usaha Kafe, Dan Restoran

Payakumbuh–Meningkatnya kasus baru gelombang kedua (second wave) penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 29/ED/WK-PYK-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Covid di Kota Payakumbuh, Kamis (3/9).

SE itu ditujukan kepada Pengurus Rumah Ibadah, dimana Wali Kota Riza selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh mengharapkan agar tidak terjadi penularan secara besar-besaran di rumah ibadah, yang notabenenya adalah area tempat berkumpulnya orang dalam satu tempat.

Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Ul Fakhri mengatakan himbauan wali kota itu jelas, agar menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin bagi setiap jemaah, dimana setiap jemaah menggunakan masker sejak dari rumah dan selama berada di rumah ibadah hingga kembali ke rumah masing-masing. Membiasakan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, serta menghindari kontak fisik dengan jemaah lainnya seperti salaman dan berpelukan.

Menjaga jarak aman antar jemaah baik saat beribadah maupun saat akan memasuki dan keluar rumah ibadah. Setiap jemaah menyiapkan dan menggunakan perlengkapan ibadah masing-masing seperti sajadah dan mukena.

Sementara itu bagi pengurus rumah ibadah, diminta untuk melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara berkala di area rumah ibadah, tidak menyediakan perlengkapan ibadah untuk jemaah seperti sajadah dan mukena.

Pengurus rumah ibadah juga harus menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer bagi jemaah. Kemudian memasang himbauan penerapan protokol kesehatan dan tanda rambu-rambu jaga jarak pada tempat-tempat yang mudah dilihat jemaah.

“Pengurus rumah ibadah secara proaktif mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh dalam melakukan tracing dan testing jika ditemukan indikasi kasus baru di lingkungan rumah ibadah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Payakumbuh. Mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan sehat serta selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Ul Fakhri.

Sementara itu, untuk tempat wisata, hotel, restoran dan usaha sejenisnya, wali kota juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 97/GTPP-Covid-19/VIII-2020. Kadisparpora Andiko Jumarel mengatakan telah mensosialisasikan kepada para pelaku usaha ini agar kembali menerapkan protokol kesehatan, malah agar diperketat.

“Langkah ini perlu kita ambil karena dari hari ke hari protokol kesehatan mulai diabaikan masyarakat, untuk saat ini angka kasus meningkat cukup tajam, kita lihat beberapa hari belakangan kafe-kafe atau restoran mulai acuh dengan protokol kesehatan, bila tidak mengindahkan maka nanti petugas gabungan dari Satpol PP dan TNI-Polri bisa menertibkan,” ungkapnya. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *