BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Wako Erman Safar Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Alam Di Tanjung Raya

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,- Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar salurkan bantuan berupa 1 ton beras, cabai giling (60 Kg), sarden (120 kaleng), telur (1800 butir), minyak goreng (120 liter) dan tikar plastik (50 lembar) untuk korban bencana alam di Kecamatan Tanjung Raya.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis pada Sekda Agam, Edi Busti di Posko Penanggulangan Bencana, di Muko-muko, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat,(21/7)

“Semoga, bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu melengkapi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” harap Erman Safar usai serahkan bantuan.

Menanggapi harapan tersebut, Edi Busti mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

Alhamdulillah, semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak bencana,” ujarnya.

Dikatakan, ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Bukittinggi, karena Agam dan Bukittinggi tidak bisa dipisahkan. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *