BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Wako Erman Safar Ingatkan Bundo Kandung Menjadi Pemersatu Dalam Tahun Politik

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,- Kecamatan Aur BirugoTigo Baleh(ABTB) gelar silaturahmi dengan Bundo Kanduang kesecamatan setempat. Kegiatan ini dilaksnakan di aula kantor Camat ABTB, senin (19/6)

Camat ABTB Hasti Atas Asih, menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk menampung aspirasi bundo kanduang ABTB yang cukup aktif untuk kedepannya akan dilaksanakan pertemuan dalam tiga bulan sekali disetiap kelurahan-kelurahan yang ada di kecamatan ABTB.

” Dimana dalam pertemuan tersebut kan ada pembekalan ilmu tentang Minang Kabau khususnya adat Kurai. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk realisasi visi misi Bukittinggi Hebat,” jelasnya.

” Kami berharap bundo kandung dalam tahun politik ini, tanggung jawabnya jangan berwarna pula, bundo kandung harus menjadi simpul pemersatu yang netral,” tambah Erman.

Wako berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan untuk menambah ilmu pengetahuan tentang adat istiadat.

“Ilmu itu harus terus diupdate, jangan sampai tidak tau dengan adat istiadatnya,” pungkas Erman.

#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *