BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Wako Erman Safar Berserta 150 Anggota dan Pengurus Hadiri Acara Silaturahmi PGRI Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – PGRI Kota Bukittinggi adakan kegiatan silaturahmi yang dihadiri Wali Kota Bukittinggi dan 150 anggota hingga pengurus dari jenjang TK sampai SLTA, Kegiatan berlangsuang di salah satu hotel di Bukittinggi pada, Kamis, (11/5).

Ketua PGRI Bukittinggi, Heru Triastanawa yang didampingi sekretaris Anton Hilman tersebut mengatakan, saat ini PGRI Bukittinggi menjadi wadah bagi 1.700 guru se Kota Bukittinggi.

“PGRI siap mendukung misi Bukittinggi hebat di bidang pendidikan, dengan demikian visi menjadikan Bukittinggi hebat berlandaskan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah akan dapat meningkatkan pendidikan karakter sehingga anak-anak terjaga dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Wako Erman menyebutkan, jumlah tenaga pengajar Kota Bukittinggi lebih besar dibanding tenaga pelayan pemerintahan.

“Banyak peran guru untuk menentukan masa depan daerah dan bangsa. Kita minta guru di Bukittinggi untuk lebih menekankan pendidikan karakter pada pelajar sebagai generasi penerus,” ujar Wako Erman.

Dalam kesempatan itu,
Wako Erman menyebutkan, bahwa Bukittinggi menjadi daerah tertinggi kedua di Sumbar, dengan jumlah HIV AIDS terbanyak.

“Kasus HIV didominasi oleh mereka berusia 20 – 49 tahun dengan 232 kasus, dan faktor resiko tertinggi berasal dari hubungan sex terutama pada kelompok lelaki seks lelaki sebanyak 50 persen,”pungkas Wako.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *