BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Wako Erman Safar Berserta 150 Anggota dan Pengurus Hadiri Acara Silaturahmi PGRI Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – PGRI Kota Bukittinggi adakan kegiatan silaturahmi yang dihadiri Wali Kota Bukittinggi dan 150 anggota hingga pengurus dari jenjang TK sampai SLTA, Kegiatan berlangsuang di salah satu hotel di Bukittinggi pada, Kamis, (11/5).

Ketua PGRI Bukittinggi, Heru Triastanawa yang didampingi sekretaris Anton Hilman tersebut mengatakan, saat ini PGRI Bukittinggi menjadi wadah bagi 1.700 guru se Kota Bukittinggi.

“PGRI siap mendukung misi Bukittinggi hebat di bidang pendidikan, dengan demikian visi menjadikan Bukittinggi hebat berlandaskan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah akan dapat meningkatkan pendidikan karakter sehingga anak-anak terjaga dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Wako Erman menyebutkan, jumlah tenaga pengajar Kota Bukittinggi lebih besar dibanding tenaga pelayan pemerintahan.

“Banyak peran guru untuk menentukan masa depan daerah dan bangsa. Kita minta guru di Bukittinggi untuk lebih menekankan pendidikan karakter pada pelajar sebagai generasi penerus,” ujar Wako Erman.

Dalam kesempatan itu,
Wako Erman menyebutkan, bahwa Bukittinggi menjadi daerah tertinggi kedua di Sumbar, dengan jumlah HIV AIDS terbanyak.

“Kasus HIV didominasi oleh mereka berusia 20 – 49 tahun dengan 232 kasus, dan faktor resiko tertinggi berasal dari hubungan sex terutama pada kelompok lelaki seks lelaki sebanyak 50 persen,”pungkas Wako.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *